INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Penurunan Debit Air Bendung Meluas, Tiga Kecamatan di Banyumas Waspada Krisis Air

Selasa, 25 Mei 2021

SUMPIUH – Penurunan debit air bendung kabupaten di wilayah timur Banyumas meluas. Merata terjadi di tiga kecamatan di bawah wilayah kerja UPTD PU Sumpiuh.

Tercatat untuk Bendung Kecepak II di wilayah Kecamatan Tambak. Sudah tidak ada air yang mengalir dari saluran. Petani mengairi areal persawahan menggunakan pompa air.

Ada sawah seluas 70 hektare dengan sumber pengairan dari Bendung Kecepak II. Sedangkan umur tanaman antara 31 sampai 45 hari setelah tanam.

“Segera dibuat peta rawan kekeringan di tiga kecamatan. Potensi puso beserta luasannya,” kata Kepala UPTD PU Wilayah Sumpiuh Edy Furyanto, Senin (24/5).

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Sumpiuh. Penurunan debit air tidak hanya pada Bendung Sengon yang sudah terjadi sejak April lalu.

UPTD mencatat debit air Bendung Kedung Kancil turun 43 persen. Dari dalam kondisi normal 240 liter/detik menjadi 130 liter/detik. Bendung mengairi 89 hektare sawah di tiga desa. Umur tanaman 30 hari setelah tanam.

Senada pada debit air Bendung Kalijering. Penurunan mencapai 64 persen. Normalnya, air 381 liter/detik menjadi 135 liter/detik. Bendung untuk mengairi seluas 85 hektare di empat desa dengan umur tanaman antara 0-20 hari setelah tanam.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Kemranjen kondisi Bendung Petarangan juga sama. Penurunan debit air bendung dengan dua pintu intake itu hingga 64 persen. Normalnya, 470 liter/detik turun drastis 166 liter/detik.

“Bendung mengairi areal persawahan seluas 173,15 hektare untuk empat desa, usia tanaman antara 0 sampai 15 hari. Belum krisis air untuk pengairan sawah, masih terancam kekurangan air,” rinci Edy di kantornya. Oleh karena itu, bagi petani yang belum melakukan tanam. Agar secepatnya. (fij)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemkab Cilacap pusatkan isolasi 33 nakes positif COVID-19

Selanjutnya

Sekap Pemilik Rumah, Tiga Perampok Gasak Uang dan Perhiasan di Kutasari Purbalingga

TERBARU

PKB Banyumas Bidik 15 Kursi DPRD, Ida Fauziyah: Kuncinya Struktur yang Menyatu dengan Rakyat

Muscab PKB Banyumas: Deretan Nama Calon Ketua DPC Mengemuka, Ini Usulan DPAC dan Hasil Pemetaan Partai

Minggu, 19 April 2026

UMP Jadi Episentrum Ukhuwah, Ribuan Warga Muhammadiyah Banyumas Hadiri Tabligh Akbar

UMP Jadi Episentrum Ukhuwah, Ribuan Warga Muhammadiyah Banyumas Hadiri Tabligh Akbar

Minggu, 19 April 2026

Akademisi hingga Mahasiswa Diajak Kirim Amicus Curiae untuk Tiga Pemuda Banyumas yang Terjerat Geger Agustus 2025

Akademisi hingga Mahasiswa Diajak Kirim Amicus Curiae untuk Tiga Pemuda Banyumas yang Terjerat Geger Agustus 2025

Minggu, 19 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Sekap Pemilik Rumah, Tiga Perampok Gasak Uang dan Perhiasan di Kutasari Purbalingga

Hakim Tolak Praperadilan RJ Lino!

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com