INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

BLT Kemensos Akan Diperpanjang, Pemerintah Finalisasi Diskusi

Selasa, 18 Mei 2021

Jakarta – Pemerintah tengah membahas opsi perpanjangan bantuan sosial tunai (BST) atau bantuan langsung tunai (BLT) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Hingga kini, anggaran BLT Kemensos telah terserap Rp11,81 triliun atau 98,39 persen dari pagu Rp12 triliun.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pembahasan yang telah dilakukan sejak sebelum Idulfitri itu kini memasuki tahap finalisasi.

“Sudah dibahas di rapat Satgas PEN bersama Kementerian Keuangan dan seluruh kementerian/lembaga terutama ada Kementerian Sosial di sana. Kami sedang membahas finalisasi,” ujarnya dalam bincang-bincang bersama wartawan, Senin (17/5).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Nantinya, kata Susi, kebijakan tersebut akan mempertimbangkan serapan anggaran program perlindungan sosial (Perlinsos) lainnya yang masih minim.

“Apakah akan ada penambahan alokasi dari yang lain, teknisnya akan seperti apa ditambahnya, itu yang nanti akan kami bahas di rapat Satgas minggu ini, dan sudah sepakat dengan teman-teman Kemenkeu dan Kemensos,” jelasnya.

Diketahui, Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W Manalu menyatakan dana BLT Kemensos hanya disiapkan sampai 1 April 2021.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dana sebesar Rp12 triliun itu disalurkan setiap bulannya kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan sejak Januari lalu. Per keluarga menerima Rp300 ribu per bulan dengan penyaluran oleh PT Pos Indonesia (Persero).

Sementara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan realisasi program Perlinsos telah mencapai Rp56,79 triliun atau 37,6 persen dari pagu Rp150,28 triliun.

Dari total tersebut, hanya program BST yang serapannya hampir seratus persen.

“PKH (Program Keluarga Harapan) masih 48 persen, kartu sembako 38 persen, BST 98,39 persen, BLT dana desa 17 persen,” terangnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Terlibat Kasus Pemerasan, Ketua LSM GNPK Banyumas Jadi Tersangka

Selanjutnya

Hindari Kecelakaan, Dinhub Himbau Pemilik Kendaraan Uji KIR

TERBARU

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Rabu, 4 Februari 2026

SLAMET

SLAMET

Rabu, 4 Februari 2026

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Hindari Kecelakaan, Dinhub Himbau Pemilik Kendaraan Uji KIR

Teknik Buat Ombak, Lanjutkan Pencarian Remaja Hanyut di Sungai Klawing

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com