INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bupati Kebumen Bakal Tutup Objek Wisata yang Lalai Terapkan Prokes

Senin, 17 Mei 2021

Kebumen – Di tengah libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melakukan monitoring pengecekan penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata di Kebumen. Jika dijumpai pelanggaran prokes, maka obyek wisata tersebut akan ditutup kembali.

Monitoring dilaksanakan bersama seluruh jajaran Forkopimda pada Minggu (16/5/2021). Beberapa tempat wisata pun dikunjungi bupati bersama rombongan. Tempat wisata itu antara lain Goa Jatijajar, Pantai Menganti, dan Pantai Suwuk yang telah resmi dibuka di hari ketiga usai lebaran dan sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik dari lokal Kebumen, maupun dari kabupaten tetangga.

Di hari yang sama, Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih juga turut melakukan monitoring di tempat terpisah, yakni di objek wisata Pemandian Air Panas Krakal, Alian, kemudian Pentulu Indah, Karangsambung, dan Embung Cangkring di Kecamatan Sadang.

Berdasarkan pantauan, para wisatawan yang datang ke obyek wisata taat terhadap protokol kesehatan. Pihak pengelola juga ketat meminta para pengunjung untuk patuh dan taat terhadap prokes sebagai syarat masuk seperti memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak.

“Alhamdulillah tadi kita lihat baik di Jatijajar maupun di Pantai Menganti, para pengunjung taat dan patuh terhadap prokes. Pakai masker, cuci tangan dan sebagainya. Pihak pengelola juga menggunakan sistem buka tutup untuk mencegah penumpukan, saya lihat sudah cukup baik,” kata Arif Sugiyanto di sela kunjungannya di Pantai Menganti.

Arif melihat antusias masyarakat untuk menikmati libur lebaran sangat tinggi. Ia terus mengingatkan kepada para pengunjung dan pengelola agar prokes tetap dijalankan. Sebab, Kebumen termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Pantai Menganti sendiri sudah menjadi objek wisata nasional sehingga banyak wisatawan dari luar daerah yang terus berbondong-bondong ingin melihat keindahan pantai ini. Titik tekannya kata Arif, di saat musim ramai seperti lebaran ini, pihak pengelola harus bisa benar-benar menarapkan aturan dan tidak abai.

“Apabila di objek wisata tersebut pihak pengelola tidak dapat menerapkan protokol kesehatan, tidak bisa mendisiplinkan pengunjungnya sampai terjadi penumpukan massa yang tidak bisa terkendali, saya pastikan akan saya tutup lagi,” tegas Arif.

Di tengah ramainya pengunjung, Arif menekankan pembatasan perlu dilakukan. Pihak pengelola harus bisa memastikan pengunjung tidak boleh melebih 30 persen dari kapasitas objek wisata.

“Misalnya kalau hari normal bisa nampung 10 ribu, maka sekarang dibatasi hanya 3 ribu, yang lain tidak boleh masuk, ngantri di hari berikutnya,” imbuhnya.

Berdasarkan pantuan tim di lapangan memang terlihat jalan selatan yang menjadi jalan utama menuju Pantai Menganti dan pantai-pantai lain di sekitarnya terlihat padat, bahkan terjadi kemacetan. Hal ini dikarenakan adanya sistem buka tutup dan pembatasan kapasitas, bahkan banyak pengunjung yang diminta putar balik agar tidak semakin terjadi penumpukan.

“Kita juga mengingatkan kepada pengelola agar wisata tutup pukul 15.00 WIB. Seperti di Pantai Petanahan sebelum jam 16.00 WIB sore sudah tutup, pengunjung tidak boleh lebih dari 30 persen,” jelas Arif.

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menambahkan, pihaknya juga sudah menerjunkan aparat kepolisian untuk melakukan pemantauan setiap hari di semua objek wisata yang ada di Kebumen. Selain itu, para Polwan juga diterjunkan untuk turut serta membagikan masker.

“Kita dari aparat kepolisian setiap hari juga melakukan pemantuan kondisi di lapangan. Alhamdulillah semua terlihat berjalan kondusif, prokes berjalan dengan baik, kita juga turut mengerahkan Polwan untuk membagikan masker kepada pengunjung bagi yang kelupaan dengan pendekatan yang humanis,” ucap Kapolres.

(ega/ega)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

H Ples 4 Lebaran, Kendaraan Plat D Dominasi Jalur Rawalo

Selanjutnya

Dua Remaja Hanyut di Sungai Klawing Purbalingga, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Polresta Banyumas Ungkap Kasus Sultan Nusantara, Korban Rugi Rp50,8 Juta, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik

Selasa, 26 Mei 2026

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Selasa, 26 Mei 2026

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Selasa, 26 Mei 2026

Selanjutnya

Dua Remaja Hanyut di Sungai Klawing Purbalingga, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Warga Karangtalun Kidul Positif Corona, Pemkab Banyumas Putuskan Karantina Mikro

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com