PURBALINGGA – Klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah terjadi di SMPN 4 Mrebet, Kecamatan Mrebet. Sebanyak 90 siswa di SMP tersebut dinyatakan positif Covid-19, setelah menjalani rapid test antigen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarmas, rapid test antigen tersebut dilakukan dalam rangka mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, yang dilaksanakan sekolah tersebut. Rapid test antigen dilakukan oleh tim dari Puskesmas Mrebet.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono mengakui adanya temuan klaster sekolah di SMPN 4 tersebut. “Betul mas,” katanya singkat.
Rencananya, seluruh siswa tersebut akan dibawa ke tempat karantina pasien positif Covid-19 terpusat di gedung eks SMPN 3 Purbalingga. Hal itu, dilakukan agar pasien bisa terpantau dan tertangani dengan baik oleh tenaga kesehatan dari Dinkes Kabupaten Purbalingga.
Terpisah, Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Pujiono dihubungi Radarmas mengamini adanya klaster sekolah yang terjadi di SMPN 4 Mrebet. Dia menyebutkan, rencananya pihaknya bersama dengan tim Satgas Covid-19, akan melakukan penjemputan terhadap siswa yang dinyatakan positif Covid-19, dari hasil rapid test antigen tersebut, Selasa (21/9) ini.
“Mereka akan kami bawa ke lokasi karantina terpusat Kabupaten Purbalingga di gedung eks SMPN 3 Purbalingga,” ujarnya. (tya)