BREBES – Tim gabungan Unit Siaga SAR Brebes secara resmi menutup operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Desa Wanatirta, Kabupaten Brebes, setelah tujuh hari melakukan upaya penyisiran tanpa hasil positif.
Korban yang diketahui bernama Naruh (78 tahun), warga RT.05 RW.03, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pertama kali dilaporkan tidak kembali ke rumah usai beraktivitas di sekitar hutan pada pekan lalu.
Dalam tujuh hari terakhir, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam dua Satuan Rescu (SRU) untuk melakukan perluasan area pencarian. SRU 1 menyisir jalur darat dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP) hingga ke Titik A (7°18’4.78″S 109° 5’30.39″T). Sementara SRU 2 menyisir dari LKP menuju Titik B (7°18’30.19″S 109° 5’29.69″T), dengan fokus utama di kawasan jurang, aliran sungai, dan lereng perbukitan.
Selain melakukan penyisiran, tim juga menggencarkan penyebaran informasi kepada masyarakat yang beraktivitas di kebun sekitar hutan serta ke desa-desa tetangga, guna meminta partisipasi warga apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kendala utama yang dihadapi selama proses pencarian adalah kondisi medan yang ekstrem, dengan vegetasi hutan yang sangat rapat serta tebing curam yang membatasi jarak pandang petugas di lapangan.
“Kami sudah melaksanakan pencarian selama tujuh hari penuh sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) BASARNAS. Segala upaya maksimal telah kami kerahkan, melibatkan personel, relawan, hingga masyarakat setempat. Namun hingga hari ketujuh, korban belum juga ditemukan,” ujar perwakilan tim SAR Gabungan.
Sejalan dengan aturan yang berlaku, operasi pencarian resmi ditutup pada hari ini dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap pemantauan. Meskipun operasi dinyatakan selesai, tim akan tetap bersiaga jika ada perkembangan informasi baru dari masyarakat terkait keberadaan korban.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







