PURWOKERTO – Dari data jumlah kasus positif di minggu keempat April, diketahui RT 3 RW 2 Desa Tanggeran Kecamatan Somagede dengan 7 orang terkonfirmasi positif dari klaster tarawih menjadi satu-satunya RT di Banyumas berzona orange.
Kasi Survailans, Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa (KLB) Dinkes Banyumas, Achmad Chairul Hamdi S.KM MKM mengatakan 7 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RT 3 RW 2 terjadi dalam minggu keempat April. Ketujuhnya tinggal tersebar di 3 rumah di wilayah RT 3 RW 2.
“Maka dari itu RT 3 RW 2 sementara menjadi satu-satunya RT berzona orange di Banyumas kaitannya dengan zonasi PPKM mikro,” katanya kepada Radarmas.
Hamdi menjelaskan untuk kasus positif Covid-19 di Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor ada 3 RT yang masuk kategori zona kuning yaitu RT 1 RW 2, RT 2 RW 2 dan RT 5 RW 3. Per Minggu lalu ada 12 kasus positif yang tersebar di 3 RT tersebut.
“Dasarnya zonasi PPKM Mikro per 25 April,” terang dia.
Camat Kalibagor, Arief Effendi S.STP M.Si memastikan sebanyak 31 warga Grumbul Gunung Desa Pekaja yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masuk dalam kluster tarawih sudah dievakuasi ke Rumah Karantina (RK) Baturraden, Jumat (30/4) malam. Dari beberapa kali dilakukan tracking dan tracing, orang yang positif kebanyakan berasal dari 1 grumbul. Jumlah total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 35 orang dimana 1 orang dirawat di rumah sakit.
Dari 34 orang, 31 orang dievakuasi ke RK Baturraden dan sisanya sudah selesai masa inkubasinya.
“Jadi satu grumbul. Ini grumbul Gunung Desa Pekaja. Lokasinya di RT 1 & 2 RW 2,” katanya ketika ditemui Radarmas, Jumat (30/4) malam.
Arief menegaskan guna mencegah semakin meluasnya penularan Covid-19 di Desa Pekaja, Satgas Covid-19 kecamatan menutup sementara 2 masjid dan 2 mushola sembari menunggu hasil swab PCR 35 orang warga Desa Pekaja tracking Puskesmas Kalibagor pada Jumat (30/4) keluar. “Oleh sebab itu kapan 2 masjid dan 2 mushola itu kembali dibuka menunggu perkembangan lebih lanjut,” pungkas Camat. (yda)





