INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

27 Sekolah Kembali Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

Kamis, 22 Juli 2021

PURWOKERTO – Sebanyak 27 sekolah di Kabupaten Banyumas yang sebelumnya menggelar pembelajaran tatapmuka (PTM), pada tahun ajaran baru ini kembali menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Sutikno, kemarin, mengatakan, seluruh sekolah yang sebelumnya menggelar pembelajaran tatap muka, pada tahun ajaran baru ini kembali ke PJJ.

”Semua sekolah di Kabupaten Banyumas (kembali) PJJ,” ungkapnya.

Pembelajaran jarak jauh ini kembali diberlakukan, mengingat perkembangan kasus Covid-19 masih belum mereda.

Selain itu, pemerintah sekarang juga sedang memberlakukan adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat) Darurat.

Sebelumnya di Kabupaten Banyumas ada sebanyak 27 sekolah jenjang SD dan SMP yang sempat menggelar pembelajaran tatap muka. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini dilakukan secara bertahap.

Data Dinas Pendidikan menyebutkan tahap I jenjang SD meliputi SD Sokanegara 1 (Purwokerto Timur), SD Panembangan (Cilongok) dan SD 1 Kedunggede (Banyumas). Tahap I jenjang SMP terdiri atas SMP 6 Purwokerto, SMP 9 Purwokerto, SMP 1 Jatilawang, dan SMP 1 Sumpiuh.

Kemudian tahap II jenjang SD meliputi SD 1 Purwosari (Baturraden), SD 1 Ledug (Kembaran), SD 3 Kedungwuluh (Purwokerto Barat), SD 1 Patikraja, SD Harapan Bunda Purwokerto, SD 1 Wangon, SD 2 Sumampir, SD 1 Kecila (Kemranjen), SD Prembun Tambak, SD 1 Piasa (Somagede), SD 1 Pamijen (Sokaraja), dan SD Al Irsyad 1 Purwokerto.

Tahap II jenjang SMP terdiri atas SMP 2 Tambak, SMP 2 Gumelar, SMP 3 Ajibarang, SMP Al Irsyad Purwokerto, SMP 1 Baturraden, SMP 1 Lumbir, SMP 1 Kalibagor dan SMP 1 Banyumas.

Sutikno belum bisa memastikan kapan sekolah dapat menerapkan pembelajaran tatap muka, sekaligus mengakhiri pembelajaran jarak jauh.

“Yang jelas menunggu kondisi (Covid-19) sudah membaik,” terangnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Harga Gabah di Cilacap Turun, Kini Harganya Sama Dengan Harga Bekatul

Selanjutnya

Ratusan Obat Terlarang Siap Edar Disita Satnarkoba Polres Purbalingga

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Banyumas In Art 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Event Tahunan Setara ArtJog

Banyumas In Art 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Event Tahunan Setara ArtJog

Rabu, 20 Mei 2026

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Rabu, 20 Mei 2026

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Rabu, 20 Mei 2026

Selanjutnya

Ratusan Obat Terlarang Siap Edar Disita Satnarkoba Polres Purbalingga

Masuk Banjarnegara Dokumen Harus Lengkap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com