PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto resmi memulai persiapan Operasi Angkutan Lebaran 2026 melalui Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman kantor Daop 5 Purwokerto, Jumat (13/3/2026). Ratusan personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.
Vice President Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, memimpin langsung apel tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapan personel dan operasional menjadi prioritas utama dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran.
“Apel ini bentuk komitmen KAI memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna kereta api selama masa angkutan Lebaran,” ujar Arie di hadapan peserta apel.
Masa posko Angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung selama 18 hari, terhitung mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Total sebanyak 360 personel keamanan diterjunkan yang merupakan gabungan dari Polsuska, petugas keamanan internal, serta personel TNI dan Polri. Mereka akan disebar di titik-titik strategis seperti stasiun, dalam kereta, serta melakukan patroli mobile di jalur rel dan objek vital termasuk depo lokomotif dan kereta.
Tak hanya itu, KAI Daop 5 juga menyiagakan 58 petugas ekstra untuk pengamanan jalur. Rinciannya meliputi 50 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), 5 Petugas Penjaga Jalur Lintasan (PJL), dan 3 Petugas Penjaga Daerah Pantauan Khusus. Mereka bertugas memastikan jalur rel aman dari potensi gangguan selama periode sibuk Lebaran.
Dari sisi kapasitas, KAI Daop 5 menyiapkan total 258.192 tempat duduk sepanjang masa angkutan Lebaran atau rata-rata 11.736 kursi per hari. Sebanyak 19 kereta api reguler dan dua kereta tambahan—KA Kutojaya Selatan Tambahan dan KA Kutojaya Utara—akan dioperasikan untuk melayani masyarakat.
Data per Jumat (13/3) pagi menunjukkan tiket periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 telah terjual sebanyak 188.545 tiket atau sekitar 73 persen dari total kapasitas. Masyarakat masih dapat memesan tiket yang tersisa dan memanfaatkan program diskon 30 persen dari pemerintah untuk perjalanan pada 14-29 Maret 2026.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengingatkan pentingnya kewaspadaan di perlintasan sebidang. Dari 188 perlintasan sebidang di wilayah Daop 5, sebanyak 151 dijaga petugas sementara 37 lainnya tidak dijaga.
“KAI berkomitmen menjaga kelancaran Angkutan Lebaran 2026 serta memastikan setiap perjalanan kereta api aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat,” tutup Arie.
Penambahan personel dan fasilitas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pemudik serta menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api. (Angga Saputra)







