INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Warga Brebes Hilang di Hutan Makamdawa, Pencarian Terhambat Hujan

Warga Brebes Hilang di Hutan Makamdawa, Pencarian Terhambat Hujan

Tim SAR saat melakukan operasi pencarian Sumyati di sekitar hutan Makamdawa, Brebes. Foto : Basarnas Cilacap

Selasa, 20 Januari 2026

BANYUMAS RAYA– Seorang warga Kabupaten Brebes dilaporkan hilang setelah terakhir terlihat di area Hutan Makamdawa. Pencarian oleh tim gabungan terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan akan dilanjutkan esok hari.

Korban diidentifikasi sebagai Sumyati (49), warga Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong. Menurut keterangan resmi dari Kantor SAR Cilacap, Sumyati terakhir terlihat keluar rumah pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kesehariannya sering berjalan ke hutan tanpa tujuan. Ada indikasi pikiran kosong dan memiliki riwayat epilepsi,” jelas M. Abdullah, Kepala Kantor SAR Cilacap, dalam rilis yang diterima redaksi.

Dua orang saksi melaporkan masih melihatnya di area hutan perbatasan Dukuh Makamdawa sekitar pukul 14.00 WIB pada hari yang sama. Keluarga dan warga setempat telah melakukan pencarian sejak sore hingga malam hari, sebelum akhirnya menghubungi Unit Siaga SAR (USS) Brebes untuk meminta bantuan.

Menanggapi laporan tersebut, USS Brebes memberangkatkan satu tim rescuer pada dini hari Senin, pukul 00.14 WIB. Tim tiba di lokasi dan segera melakukan koordinasi, assessment, serta penyusunan rencana pencarian.

Pada Senin pagi (19/1/2026), tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan membagi tiga kelompok (SRU) untuk melanjutkan pencarian di lokasi kejadian.

Namun, operasi pencarian harus dihentikan sementara karena cuaca hujan yang memburuk. Hingga berita ini diturunkan, Sumyati belum ditemukan. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (20/01) pagi.

Tim SAR yang diterjunkan dilengkapi dengan peralatan navigasi, mountaineering, medis, dan komunikasi untuk mendukung operasi di medan hutan yang dinilai cukup berat. (Yoga Cokro)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Agus Priyanggodo: Dari Garda Depan Bamas hingga Ketua DPRD Banyumas

Selanjutnya

Rumah Makan Padang di Ledug Terbakar, Damkar Banyumas Berhasil Padamkan Api

Selanjutnya
Rumah Makan Padang di Ledug  Terbakar, Damkar Banyumas Berhasil Padamkan Api

Rumah Makan Padang di Ledug Terbakar, Damkar Banyumas Berhasil Padamkan Api

Protes Warga Lewat Medsos dan Spanduk, Jalan Rusak 5 Tahun di Rancamaya Tak Juga Diperbaiki

Protes Warga Lewat Medsos dan Spanduk, Jalan Rusak 5 Tahun di Rancamaya Tak Juga Diperbaiki

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com