INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tugu Pelor, Desa Sirau Kemranjen Jadi Saksi Sejarah Pejuang Perang

Minggu, 22 Agustus 2021

Banyumas – Jejak sejarah perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajah Belanda ada di Desa Sirau Kecamatan Kemranjen. Kisah kelam yang membuat air mata berurai ketika mengenangnya.

Di tengah areal persawahan di wilayah RW 1, terdapat tanah yang tidak begitu luas. Tanah yang sebelum Indonesia merdeka menjadi kuburan massal pejuang yang gugur dalam medan perang. Warga setempat menamai lahan tersebut sebagai gunung pelor. Tempat bersemayamnya jasad para pejuang yang tak terhitung jumlahnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kayim Pemerintah Desa Sirau Fathrurrozak mengisahkan, anggota keluarga atau sesepuhnya adalah korban kebiadaban penjajah. Sang kakek meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

“Kakek saya, ceritanya juga ikut dikubur massal di gunung pelor ini,” tutur Fathrurrozak sembari mengusap air matanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Tugu pelor atau Monumen Peluru sebagai penanda jejak pertempuran Kompi Yasir Hadibroto melawan Belanda di wilayah Kemranjen. Pejuang yang melawan diberondong peluru. Tak hanya itu, juga banyak yang ditebas dengan senjata tajam.

Mengenang kejamnya peperangan di sekitar gunung pelor. Fathrurrozak tidak mampu membendung air matanya. Rasa yang sulit terdefinisikan ketika mengingat peristiwa berdarah itu.

Setiap tahun, di hari kemerdekaan RI di gunung pelor diselenggarakan tirakat. Mendo’akan arwah para pejuang yang telah rela berkorban dengan nyawanya untuk mempertahankan Indonesia.

“Setiap tahun ada do’a bersama untuk mereka yang dikubur di gunung pelor,” imbuh Fathrurrozak.

Gunung pelor yang ditumbuhi pepohonan itu dirawat oleh warga. Sehingga kebersihan terjaga. Bagi yang baru pertama kali ke lokasi, tidak akan menyangka bahwa gunung pelor adalah kuburan massal. Tidak ada bekas gundukan atau nisan dan sejenisnya yang melambangkan pemakaman.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Gunung Merapi 20 Kali Keluarkan Awan Panas Guguran

Selanjutnya

Kakek 71 Tahun Ditemukan Mengambang di dalam Sumur

TERBARU

Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Sabtu, 28 Maret 2026

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Kakek 71 Tahun Ditemukan Mengambang di dalam Sumur

Warga Bukateja Tewas Tertabrak Kereta di KM 429 7-8

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com