INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tradisi Jamasan Pusaka di Banyumas Beradaptasi di Tengah Pandemi

Rabu, 20 Oktober 2021

Banyumas – Masyarakat Grumbul Kalibening Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar jamasan pusaka, Rabu (20/10). Pada masa pandemi Covid-19 ini, mereka beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan dan membatasi jumlah pengunjung.

Prosesi tradisi yang digelar di komplek Museum Pusaka Kalibening ini sudah dimulai sejak Selasa (19/10). Malam tirakatan diisi dengan selamatan dan pementasan gendingan oleh kelompok kesenian setempat.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Semakin larut, rangkaian hari pertama ditutup dengan menyanyikan tembang macapat Jawa serta prosesi pengambilan pusaka. Ritual lainnya hanya berupa doa bersama memohon keselamatan bangsa dan negara agar segera terbebas dari pandemi Covid-19.

Keesokan harinya, sekira pukul 09.00 lebih dari 100 warga dan pengunjung hadir di tempat pemberangkatan pusaka. Setelah sambutan dari Camat, Kepala Desa dan tetua adat, pusaka pun dibawa ke komplek Makam Kalibening.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Prosesi penjamasan dimulai dari mengeluarkan ratusan pusaka untuk dicuci di Sumur Pesucen. Selanjutnya dibawa kembali ke Museum Pusaka dan dihitung pada altar yang disediakan.

Benda yang dijamas di antaranya pedaringan wasiat atau alat menyimpan beras. Lalu menyusul berbagai pusaka mulai dari koin, batu, keris, mata tombak, sampai kain.

“Keunikan Jamasan Pusaka Kalibening adalah jumlah pusaka dan jimat yang selalu berubah. Padahal, selama setahun tempat penyimpanannya tidak pernah dibuka. Tapi tahun ini, kami tidak membacakan tafsir dari perubahan jumlah pusaka, hanya melakukan penghitungan,” kata Juru Kunci Museum Kalibening, Sururudin.

Setelah pencucian selesai, benda-benda itu dibawa kembali ke Museum Pusaka untuk dijemur dan dihitung. Sementara sesepuh adat dan juru kunci menafsirkan pertanda yang muncul saat menghitung jumlah pusaka.

“Salah satu yang menarik adalah pedaringan wasiat yang terisi penuh. Padahal tahun sebelumnya, hanya terisi sedikit. Silakan diartikan sendiri maknanya,” katanya.

Kepala Desa Dawuhan, Ruswanto menjelaskan meski saat ini Banyumas sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, masyarakat tetap diimbau mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya agar, wilayah tersebut terbebas dari pagebluk yang berkepanjangan.

“Kalau sudah kembali normal, masyarakat bisa kembali menggelar kegiatan tradisi dan atraksi wisata budaya yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Kaum adat juga bisa berbagi pengetahuan tentang tradisi Kalibening secara luas,” ujarnya.

Dia mengatakan, tahun ini jamasan pusaka di desanya dikemas dalam bentuk atraksi wisata Kalibening Culture Heritage (KCH). Sejumlah pentas seni seperti gamelan, karawitan, kentongan dan shalawat digelar untuk menyambut tamu yang datang.

“Atraksi wisata budaya ini erat kaitannya dengan era perkembangan agama Islam di Jawa,” tuturnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Truk Muatan Sembako dan Minyak Terguling Desa Glempang Banjarnegara

Selanjutnya

Miliki Kolam Standar Internasional, Purbalingga Dipercaya jadi Tuan Rumah Dulongmas Championship 2021

TERBARU

Bukan Cuma Ngaji, Santri Kini Wajib Jago Olahraga! Ini Kata Menag

Takbir Idulfitri, dari Tradisi Rasulullah hingga Syiar di Pasar

Sabtu, 21 Maret 2026

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Miliki Kolam Standar Internasional, Purbalingga Dipercaya jadi Tuan Rumah Dulongmas Championship 2021

Geger, Mayat Perempuan Ditemukan di Saluran Irigasi Tanjungmeru Kebumen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com