BANJARNEGARA – Sebanyak 20 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi dari 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan modal usaha.
Graduasi dalam PKH adalah berakhirnya kepesertaan KPM PKH karena kondisi sosial ekonomi yang meningkat.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Plh Bupati Banjarnegara kepada lima orang perwakilan KPM PKH di Pendapa Dipayudha Adigraha, Jumat (10/12).
Plh Bupati Syamsudin berharap KPM PKH Graduasi ini bisa mempertahankan statusnya dan menjadi keluarga yang berkualitas.
“Kalian telah berhasil mengupayakan kesejahteraan bagi keluarga, sehingga kualitas kehidupan bisa meningkat,” katanya, Jumat (10/12/2021)
Syamsudin menuturkan, program PKH sangat membantu percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara.
Melalui program PKH, KPM tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga didampingi untuk pengembangan kemandirian.
Sehingga setelah berakhir kepersertaan PKH (graduasi), mereka mampu bertahan menjadi keluarga yang sejahtera.
Plt Kepala Dinsos PPPA Banjarnegara, Noor Tamami menyampaikan, sebanyak 20 KPM pada program PKH telah berakhir keikutsertaannya karena kondisi sosial ekonomi yang meningkat.
“Pada hari ini, setelah graduasi, mereka mendapatkan bantuan modal usaha masing-masing dua juta rupiah agar bisa bertahan dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya
Per bulan November 2021, tercatat sejumlah 910 KPM yang terdiri dari 237 KPM graduasi mandiri dan 673 KPM graduasi alami atau meninggal tanpa komponen meningkat kesejahteraannya.
Sebanyak 20 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi dari 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan modal usaha. (*)







