INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tidak Ada Penyekataan Saat Nataru di Banyumas, Diganti dengan Pos Pelayanan

Senin, 13 Desember 2021

PURWOKERTO – Saat Natal dan Tahun Baru nanti di Banyumas tidak ada sistem penyekatan bagi para pendatang atau pemudik.

Namun demikian Polresta Banyumas akan tetap menyiapkan pos keamanan yang ditempatkan di perbatasan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Firman L Hakim mengatakan penyekatan akan diganti dengan pos pelayanan.

“Tidak ada penyakatan tapi bagaimana kita menjadi tuan rumah yang baik.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Kita siapkan pos keamanan dan pelayanan

Ada dari TNI Polri Pemkab dan bengkel juga.

Kemudian melayani vaksin dan juga rapid antigen secara random,” ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com.

Hal itu disampaikan Kapolres saat menghadiri rapat Forkompinda menjelang Natal dan Tahun Baru di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Senin (13/12/2021).

Pos pelayanan rencananya akan dibuka selama 24 jam.

Terkait kapan dan dimana saja Pos Pelayanan Nataru, kapolres mengatakan kemungkinan dimulai setelah Pilkades serentak di Banyumas.

“Berapa pos masih kita pikirkan lagi, yang jelas semua tempat di Banyumas akan menjadi wisata dan berpotensi menjadi keramaian,” terangnya.

Sementara itu Bupati Banyumas, Achmad Husien saat ditemui secara terpisah mengatakan saat ini Pemkab tengah konsentrasi meningkatkan vaksinasi.

“Kita harus konsentrasi pada lansia. Kalau lansia itu kendalanya karena banyak yang komorbid jadi tidak vaksin, kemudian ada juga yang takut,” ujarnya.

Bupati menyampaikan juga mulai 14 Desember vaksin anak sudah dapat dilaksanakan.

“Sudah boleh, nanti pakai Sinovac dan setengah dosis.

Kalau anak lebih cepat dikumpulkan jadi akan lebih cepat selesai.

Vaksin di Banyumas masih ada 60 ribu dan dua hari bisa habis,” jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

PN Purwokerto Tolak Gugatan Dugaan Perampasan Mobil

Selanjutnya

Geger di Maos, Pemuda Tewas Usai Terpeleset di Saluran Irigasi Sedalam 70 CM

TERBARU

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Kamis, 26 Maret 2026

KKN HUTAN KITA

TEMAN MASA KECIL

Kamis, 26 Maret 2026

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Geger di Maos, Pemuda Tewas Usai Terpeleset di Saluran Irigasi Sedalam 70 CM

Maling Congkel Jendela di Baturraden, Korban Lagi Tertidur, Sempat Dicekik, Bawa Kabur Hape

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com