INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Terungkap, Fakta Terkait Larangan Menikah dan Hajatan Selama Mudik Lebaran Jilid 1 di Kebumen

Minggu, 2 Mei 2021

Kebumen – Selama larangan mudik lebaran 2021, Pemerintah Kabupaten Kebumen melarang pernikahan dan hajatan berlaku sejak 7 hari pasca Lebaran.

Larangan mudik telah ditetapkan pemerintah dalam rangka mencegah lonjakan kasus seperti di tahun sebelumnya. Pemkab melarang pernikahan dan hajatan berlaku 7 hari pasca Lebaran.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Larangan pernikahan dan hajatan berlaku sejak 7 hari pasca Lebaran, bertujuan untuk menghindari kerumunan pemudik.

“Pernikahan dan hajatan belum boleh digelar untuk rentang waktu satu minggu atau 7 hari lebaran termasuk kegiatan lain yang mengumpulkan banyak orang,”kata Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Minggu 2 Mei 2021.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Larangan pernikahan dan hajatan pasca Lebaran juga pernah disampaikan Bupati Arif memimpin Rakor Ekuinda Persiapan Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Ruang Rapat Gedung F Kompleks Setda, Jumat lalu.

Selain hajatan, Bupati juga akan membatasi mobilitas masyarakat ke obyek wisata saat lebaran.

Obyek wisata yang akan di tutup pasca Lebaran adalah obyek wisata yang dikelola oleh Pemkab. Untuk swasta khususnya kata Bupati juga harus memenuhi protokol kesehatan.

“Obyek wisata yang dikelola Pemkab akan ditutup sejak awal lebaran hingga H+3 lebaran,”kata Arif.

Dalam Rakor terungkap bahwa terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Bupati meminta agar Satgas baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 secara lebih intensif dan terpadu.

Perkembangan Hari ini ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif 17 orang, 10 orang terkonfirmasi sembuh dan 0 terkonfirmasi meninggal.

Kasus Suspek 1 Mei tercatat kasus 59 orang. Dari sejumlah kasus suspek tersebut, dirawat 25 dirujuk 0 menjalani isolasi 33 orang. Adany peningkatan kasus covid Pemkab Kebumen malarang pernikahan dan hajatan 7 hari pasca lebaran.***

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Meski Saat Ramadhan Permintaan Ubi Naik, Harga Stabil

Selanjutnya

Jelang Lebaran, Harga Buah Impor Di Pasaran Naik Tajam

TERBARU

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Kamis, 26 Maret 2026

KKN HUTAN KITA

TEMAN MASA KECIL

Kamis, 26 Maret 2026

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Jelang Lebaran, Harga Buah Impor Di Pasaran Naik Tajam

Siapa Yang Bakal Pimpin Laskar Bombastik?

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com