INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Terjun ke Jurang di Ketenger Baturraden, Dicari Empat Hari Tidak Ketemu, Pencarian Dihentikan

Jumat, 24 September 2021

BANYUMAS – Proses pencarian AP (25) warga Desa Jipang, Karanglewas yang diduga terjun ke dalam jurang yang berada di kawasan Curug Gede, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden dihentikan, Jumat (24/9). Pencarian dihentikan lantaran tidak juga ditemukannya jasad korban setelah menyisir seluruh lokasi.

Hal itu dikatakan Kapolsek Baturraden, AKP Karseno.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Pencarian dihentikan, karena ini juga masih bertanya-tanya. Entah benar meninggal atau berhasil kabur,” katanya.

Meski begitu, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar jika AP kembali ke rumahnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Dari pihak keluarga juga tidak kabar. Warga juga tidak mengabarkan. Kalau memang meninggal suatu saat pasti jasadnya akan ditemukan setelah terbawa arus sungai yang ada di bawahnya,” katanya.

Iapun mengatakan jika AP merupakan residivis kasus curanmor.

Seperti diketahui, AKP Karseno mengatakan peristiwa bermula Senin lalu sekira pukul 23.00. Saat itu, AP membonceng temannya Heru Permadi (30) warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng. Mereka menggunakan sepeda motor menuju Baturraden.

AP lalu meminta Heru untuk menuju area Curug Gede. Sampai di jembatan, AP meminta untuk diturunkan dan Heru diminta untuk membeli rokok. Tak berselang lama, AP dikejar-kejar warga hingga kemudian masuk ke dalam semak-semak yang ternyata di baliknya ada sebuah jurang. AP lalu terjatuh ke dalam jurang tersebut.

Karseno menjelaskan, saat AP berpisah dengan temannya tersebut, ternyata didapat informasi jika AP melakukan percobaan pencurian.

“AP ini mencoba mencongkel rumah Sigit Waluyo (30) warga setempat. Namun ketahuan dan dikejar warga,” katanya. Hingga kini, jasad AP masih belum ditemukan. Sementara di lokasi hanya ditemukan sepasang sandal dan jaket yang diduga milik AP. (ali)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pelaksanaan PTS di Banyumas: Sebagian dengan Tatap Muka dan Sebagian Daring

Selanjutnya

Polda Jateng: Tak Ada Penangkapan Warga saat Kunker Presiden ke Cilacap

TERBARU

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati Banyumas Instruksikan ASN Dukung Program Trilas dan Sosialisasikan UHC Berbasis KTP

Bupati Banyumas Instruksikan ASN Dukung Program Trilas dan Sosialisasikan UHC Berbasis KTP

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal ASN

Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal ASN

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Sabtu, 7 Maret 2026

Selanjutnya

Polda Jateng: Tak Ada Penangkapan Warga saat Kunker Presiden ke Cilacap

Hikmah Pandemi, Gegara Jamaah Dibatasi, Warga Kasegeran Bangun Masjid Baru

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com