BANYUMAS, indiebanyumas.com- Puluhan warga Desa Cilongok Kecamatan Cilongok dan sejumlah santri Ponpes Al Fatah berhasil membubarkan dan menggagalkan aksi tawuran antar remaja bersenjatakan celurit, Sabtu (25/11/203) malam.
Aksi tawuran antar remaja yang diketahui masih berstatus pelajar SMP itu terjadi di komplek lapangan besar Cilongok.
Keterangan yang dihimpun indiebanyumas, sekitar pukul 22.30 WIB kerumunan remaja diketahui nongkrong di pinggir jalan sebalah timur lapangan, tepat di depan SMK Maarif NU Cilongok.
Mereka yang berkumpul itu merupakan anak-anak remaja yang masih duduk di sekolah menengah di komplek lapangan dan juga pelajar dari sekolah menengah lainnya. Jumlah mereka sekitar 20 anak.
Lalu, dari seberang jalan tiba-tiba datang segerombolan remaja dari arah jalan besar menuju kerumunan anak-anak remaja tersebut.
Kejadian begitu cepat, kerumunan remaja yang sedang duduk-duduk itu kemudian lari berhamburan karena dari kubu yang datang mereka mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.
Warga yang juga pengurus Ponpes Al Fattah, Purwoko, mengatakan, warga sekitar dan para santri yang mengetahui adanya kejadian itu akhirnya keluar dan membubarkan para pelajar yang terlibat tawuran, dan saling kejar-kejaran.
“Kelompok yang menunggu dari lapangan lari ke arah selatan dan sebagian besar masuk ke arah pondok karena dari kubu yang menyerang mengeluarkan celurit. Kebetulan karena sedang ada pengajian, kami akhirnya keluar spontan membubarkan aksi mereka,” kata Purwoko.
Purwoko tidak mengetahui secara pasti penyebab aksi tawuran. Namun saat itu, baik kubu yang menyerang maupun yang sudah menunggu di lapangan, tampaknya memang sudah merencanakan aksi tawuran tersebut.
“Entah apa penyebab mereka tawuran, karena secara tiba-tiba para remaja itu sudah saling siap, namun karena dari salah satu pihak mengeluarkan senjata tajam akhirnya kubu lain lari dan saling kejar,” katanya.
“Ahamdulillah para pelajar itu langsung bubar dari lokasi tawuran, mereka langsung pada lari,” imbuhnya.
Purwoko tidak mengetahui dalam aksi tawuran tersebut apakah ada korban luka pada atau tidak, karena saat dibubarkan mereka langsung pada lari meninggalkan lokasi.
“Tidak lama kemudian pihak aparat kepolisian juga datang dan mengamankan pelaku remaja yang membawa senjata tajam,” ungkapnya. (aga)