FOKUS UTAMA, indiebanyumas.com- Menanggapi penetapan tersangka terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menilai pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) masih menjadi PR besar pemerintah.
“Kalau penegakan hukum kita serahkan kepada aparat penegakan hukum, kalau kita lihat Pemberantasan KKN masih menjadi PR besar,” kata Ganjar usai menghadiri acara Rembuk Ide The Habibie Center di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Dia menjelaskan jika mendapatkan amanat dari rakyat pihaknya bakal berkomitmen untuk memperkuat KPK. Harapannya agar KKN yang masih menjadi PR besar di Indonesia dapat teratasi.
“Ke depan pasti ada penguatan KPK,” kata Ganjar.
Sebagaimana diberitakan, Ketua KPK Firli Bahuri dijerat pasal berlapis atas kasus dugaan pemerasaan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Tak main-main ancaman hukuman dari lima tahun kurungan penjara sampai penjara seumur hidup.
Dalam kasus ini, Firli dipersangkakan melanggar Pasal 12 huruf e, Pasal 12 huruf B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 65 KUHP.






