INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Soal Bansos, Prof Hibnu : Integritas Lemah

Sabtu, 11 September 2021

Banyumas, indiebanyumas.com – Pakar hukum pidana khusus dari Unsoed Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho mengatakan, kasus pemotongan pada program bantuan sosial (bansos) dari aspek hukum salah, karena sekarang yang digunakan aspek kepastian.

“Kasus pemotongan bansos kita tinggal niatannya seperti apa?. Ada aspek untuk keuntungan pribadi atau tidak?. Ada juga pemotongan dilakukan tapi tujuannya untuk pemerataan. Dari aspek keadilan oke, tapi dari aspek hukum tidak. Ini yang harus diwaspadai. Padahal, sekarang yang dipakai aspek kepastian,” katanya.

Ia mengatakan itu saat dimintai pendapatnya tentang kasus bansos, Kamis (9/9/2021).

Dia mencontohkan kalau memang bansos yang disalurkan sebesar Rp 100 ribu, para penerima manfaat ya harus menerima Rp 100 ribu jangan sampai dikurangi. Itu akan kelihatan dalam tatanan yang diterima masyarakat.

Apalagi, bansos terkait dengan bantuan pangan dalam bentuk beras (natura). Bantuan ini potensi tidak pasnya tinggi sekali, karena orang jual beli mencari keuntungan.

Kalau keuntungannya wajar tidak masalah, kalau tidak wajar menjadi problematis. Pemerintah ingin menyalurkan bantuan pangan ini agar dapat dikonsumsi masyarakat, namun rupaya dalam implementasinya tidak senilai harga yang diberikan. Diberikan dana rupiah, ternyata tidak sesuai dengan yang diinginkan.

“Ini tinggal integritasnya dari masing-masing pelaksana yang ada di lapangan. Kalau integritasnya kuat, saya kira tidak terjadi. Kalauu lemah ya seperti sekarang ini yang terjadi,” ujarnya.

Kenapa tetap terjadi ada pemotongan pada bansos? Prof Hibnu menjelaskan karena tidak paham integritas. Pemahaman integritas bahwa apa yang disampaikan itu memang untuk kepentingan masyarakat tidak boleh ada pemotongan.

“Ini mungkin tidak pernah belajar pada masa-masa sebelumnya, bahwa sesuatu pengurangan adalah suatu pelanggarah, bahkan kejahatan. Apalagi untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya. Ini yang perlu dilakukan pencegahan-pencegahan para pelaksana di lapangan,” katanya menjelaskan.

Bagaimana pencegahannya? memang sekarang ini pemerintah sudah ada pakta integritas, konsultasi-konsultasi penegak hukum, zona bebas anti korupsi. Artinya pemerintah sudah tidak henti-hentinya melakukan pencegahan-pencegahan.

“Hanya integritasnya lemah, sehingga melakukan tindakan yang melanggar hukum,” katanya.

Ia menambahkan era sekarang justru harus berhati-hati karena merupakan era digital semakin terbuka. Karena itu, terlalu berani kalau ada pemotongan sebab ini merupakan kejahatan tradisional, gampang terlihat dan kurang cerdas.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Modus Penipuan Catut Nama Wabup Banyumas

Selanjutnya

Pasar Pon Berpeluang Punya Sentra Kuliner

TERBARU

Diskusi Amicus Curiae Tahanan Politik Banyumas akan Digelar di Purwokerto, Hadirkan Dosen Unsoed hingga Komika

Diskusi Amicus Curiae Tahanan Politik Banyumas akan Digelar di Purwokerto, Hadirkan Dosen Unsoed hingga Komika

Selasa, 31 Maret 2026

Halalbihalal hingga Santunan Anak Yatim, Anton BJG Ajak Anggota PESTOL Perkuat Silaturahmi

Halalbihalal hingga Santunan Anak Yatim, Anton BJG Ajak Anggota PESTOL Perkuat Silaturahmi

Selasa, 31 Maret 2026

PDIP Minta Kenaikan Pangkat Anumerta hingga Jaminan Pendidikan Anak Farizal Rhomadhon yang Gugur di Lebanon

PDIP Minta Kenaikan Pangkat Anumerta hingga Jaminan Pendidikan Anak Farizal Rhomadhon yang Gugur di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Pasar Pon Berpeluang Punya Sentra Kuliner

Perpani Banyumas Segera Gelar Kejurkab dan Open Turnamen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com