INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sepekan Simulasi, Jumlah Wisatawan di Purbalingga Masih Sepi

Kamis, 9 September 2021

PURBALINGGA – Sepekan pelaksanaan simulasi pembukaan objek wisata di Kabupaten Purbalingga, jumlah wisatawan yang datang ke objek wisata masih sangat minim. Wisatawan masih enggan berwisata karena terkendala surat bukti vaksinasi Covid-19 sebagai syarat masuk.

Humas Pemumda Owabong Bambang Adi menjelaskan, kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata yang dikelola Perumda Owabong tak sampai 10 persen, dari kapasitas maksimal kunjungan wisatawan yang diperbolehkan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Perumda Owabong membawahi objek wisata Owabong Water Park, Goa Lava Purbalingga (Golaga), Sanggaluri Park dan MTL Jenderal Besar Soedirman.

“Selama simulasi pembukaan objek wisata. Kami hanya diizinkan menerima kunjungan wisata sebanyak 25 persen dari total kapasitas kunjungan wisatawan. Jumlah kunjungan selama simulasi tak sampai 10 persen dari batas kunjungan 25 persen kapasitas maksimal,” jelas pria yang juga penanggungjawab objek wisata Golaga, Rabu (8/9).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dia mencontohkan, di Golaga batas maksimal kunjungan selama simulasi pembukaan objek wisata adalah 2.500 wisatawan.

“Namun, pada hari biasa kunjungan per hari hanya 40 hingga 50 wisatawan. Sedangkan, pada weekend hanya berkisar 100 hingga 200 orang,” ujarnya.

Sedangkan di Owabong dengan batas maksimal kunjungan sebanyak 3 ribu wisatawan. Pada hari biasa baru dikunjungi kurang lebih 100 wisatawan per hari. Sedangkan, untuk weekend kurang lebih hanya 300 orang per hari.

Dia menyebutkan, syarat harus menunjukkan bukti sudah divaksin Covid-19 membuat calon wisatawan berpikir dua kali untuk berwisata.

“Masih banyak wisatawan yang belum memiliki bukti vaksinasi. Jadi yang berwisata masih terbatas,” katanya. (tya)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Polres Kebumen Ajak Warga Tetap Disiplin Prokes meski PPKM Turun ke Level 3

Selanjutnya

Abrasi Pantai Kemiren Mengancam Tambak Udang, BMKG: Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

TERBARU

Dari Gank Pegangsaan hingga Guruh Gipsy: Nasution Bersaudara, Pesona yang Tak Lekang dari Sejarah Musik Indonesia

Dari Gank Pegangsaan hingga Guruh Gipsy: Nasution Bersaudara, Pesona yang Tak Lekang dari Sejarah Musik Indonesia

Minggu, 29 Maret 2026

Ombak Besar Seret Tiga Wisatawan di Pantai Watu Bale Kebumen, Satu Masih Dalam Pencarian

Ombak Besar Seret Tiga Wisatawan di Pantai Watu Bale Kebumen, Satu Masih Dalam Pencarian

Minggu, 29 Maret 2026

Babad Pasir – Ketika Adipati Tole Murtad dan Menghina Sultan Demak

Babad Pasir – Ketika Adipati Tole Murtad dan Menghina Sultan Demak

Minggu, 29 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Abrasi Pantai Kemiren Mengancam Tambak Udang, BMKG: Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Pemuda Jual Ribuan Obat Terlarang Dalihnya untuk Pulang Kampung, Akhirnya Dibekuk Polisi Purbalingga

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com