INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sempat Anjlok Tapi Kini Omzet Pedagang Ayam Broiler di Cilacap Normal, Ini Penyebabnya

Selasa, 27 Juli 2021

Cilacap – Sempat anjlok pada minggu kedua PPKM Darurat, omzet pedagang daging ayam broiler kini mulai normal. Faktornya, di masa PPKM Level 3 ini, masyarakat diberikan keluasaan lebih, ketimbang PPKM Darurat kemarin. Sehingga aktivitas masyarakat untuk berbelanja pun kembali normal.

Pedagang daging ayam broiler di Jalan Radjiman Cilacap, Sanjaya mengatakan, anjloknya omzet penjualannya mulai dirasakan sejak awal ditetapkannya PPKM Darurat. Namun kondisi paling parah terjadi pada minggu kedua pelaksanaan, atau sekitar tanggal 14 hingga 20 Juli lalu.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Artinya yang biasanya sehari omzet itu mencapai 1 juta 200 ribu atau sekitar 50 Kg. Namun kemarin maksimal hanya 30 Kg, atau sekitar 750 ribu rupiah saja,” katanya kepada serayunews.com, Selasa (27/7/2021).

Sanjaya menuturkan, apalagi pada saat penyekatan jalur protokol di akhir pekan, itu juga cukup berpengaruh terhadap menurunnya omzet penjualannya. Bahkan saat itu ia hanya dapat menjual sekitar 20 Kg per hari. Namun hal itu tidak terjadi lama, memasuki minggu ketiga PPKM Darurat, omzetnya mulai kembali naik, walaupun secara bertahap.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Naik bertahap di minggu ke tiga PPKM atau sekitar hari selasa tanggal 20 Juli. Untungya memang harga daging ayam broiler cukup stabil, di sekitar 24 ribu sampai 26 ribu rupiah,” ujarnya.

Sanjaya juga menjelaskan, omzet penjualannya saat ini sudah kembali normal. Apalagi saat ini juga pengunjung warung makan sudah dibolehkan untuk makan di tempat, walaupun dengan waktu yang terbatas. Namun itu cukup berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan daging ayam broiler. Bahkan untuk di tempatnya saja, penambahan untuk warung makan mencapai sekitar 20 Kg per hari.

“Sekarang sudah kembali normal, para pelanggan juga sudah kembali. Apalagi kebutuhan daging ayam mulai meningkat, semenjak pengunjung warung makan diperbolehkan makan di tempat,” jelasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pensiunan Guru SMP Tewas di Pantai Ketapang Indah Binangun, Ditemukan Tanda Kekerasan di Kaki

Selanjutnya

Sempat Siapkan Sarapan Suami, Nenek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon

TERBARU

Dari Musik Religi ke Layar Lebar, Opick Buktikan Diri Bukan Hanya “Tombo Ati”

Dari Musik Religi ke Layar Lebar, Opick Buktikan Diri Bukan Hanya “Tombo Ati”

Minggu, 22 Maret 2026

Lebaran, Mudik, dan Rasa yang Terbungkus Kupat

Lebaran, Mudik, dan Rasa yang Terbungkus Kupat

Minggu, 22 Maret 2026

Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Kolesterol, Ini Tips Sehatnya

Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Kolesterol, Ini Tips Sehatnya

Minggu, 22 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Sempat Siapkan Sarapan Suami, Nenek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon

Insentif Nakes Covid-19 Mulai Dicairkan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com