INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sekolah Simulasi PTM Terus Bertambah, Jenjang SMA/SMK Baru 49 Persen di Cabdin Pendidikan Jateng Wilayah X

Selasa, 26 Oktober 2021

PURWOKERTO – Sebanyak 27 SMA dan SMK diizinkan menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai, Senin (25/10). Total ada 58 SMA dan SMK serta 1 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang sudah diizinkan belajar tatap muka.

Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jateng Wilayah X Maryanto MSc mengatakan, tambahan 27 SMA dan SMK mayoritas dari sekolah swasta.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Pembagiannya, 20 sekolah untuk SMK dan 7 SMA. Dari total 117 SMA dan SMK serta 4 SLB, persentase sekolah yang sudah diizinkan tatap muka baru 49 persen.

Meski Kabupaten Banyumas sudah turun ke PPKM level II, pembukaan PTM terbatas SMA, SMK dan SLB di wilayah kerja Cabdin Pendidikan Jateng Wilayah X tetap dilakukan bertahap.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Rata-rata SMKN sudah tatap muka semua. Yang berstatus negeri dan baru simulasi ini (Senin (25/10), red) untuk SMK hanya SMKN 2 Purwokerto. SMAN tambahannya lima sekolah yaitu Jatilawang, Baturraden, Wangon, Patikraja dan Rawalo,” katanya kepada Radarmas, Senin (25/10).

Maryanto menjelaskan, meski sama-sama sudah tatap muka, antara PTM terbatas dan simulasi PTM terbatas aturannya berbeda. Dalam simulasi PTM terbatas, siswa yang datang ke sekolah jumlahnya lebih sedikit dibandingkan sekolah yang sudah PTM terbatas.

“Untuk simulasi PTM terbatas yang diizinkan maksimum baru 30 persen siswa dari total kapasitas sekolah,” terang dia.

Ditargetkan, pada bulan Desember semua SMA dan SMK sudah tatap muka terbatas meski masih ada yang baru sebatas simulasi.

“Alhamdulillah, 31 SMA dan SMK serta 1 SLB yang sudah PTM terbatas nihil laporan siswa atau guru yang terpapar Covid-19,” pungkas Maryanto. (yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kios Jahit di Pasar Karangkobar Terbakar, Begini Kronologinya

Selanjutnya

Polres Kebumen Razia Pedagang Miras, Dianggap Sebagai Pemicu Aksi Kejahatan

TERBARU

Bibit Unggul Jadi Fokus Festival Kambing Lumbir

Bibit Unggul Jadi Fokus Festival Kambing Lumbir

Senin, 16 Februari 2026

Polresta Banyumas Sterilisasi Klenteng, Pastikan Perayaan Imlek 2577 Kongzili Aman

Polresta Banyumas Sterilisasi Klenteng, Pastikan Perayaan Imlek 2577 Kongzili Aman

Senin, 16 Februari 2026

Perjuangan Tono Jalani Masa PB dengan Berjualan Kelapa Muda

Perjuangan Tono Jalani Masa PB dengan Berjualan Kelapa Muda

Senin, 16 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya

Polres Kebumen Razia Pedagang Miras, Dianggap Sebagai Pemicu Aksi Kejahatan

Pembangunan Pasar Kota Banjarnegara Dihentikan, Tunggu Kejelasan Anggaran

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com