INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Save Slamet Surati Bupati Brebes: Tuntut Tindak Tegas Alih Fungsi Hutan Lindung

Save Slamet Surati Bupati Brebes: Tuntut Tindak Tegas Alih Fungsi Hutan Lindung
Sabtu, 21 Februari 2026

BANYUMAS – Gerakan Save Slamet melayangkan surat resmi kepada Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, terkait alih fungsi kawasan hutan lindung di perbatasan Brebes–Banyumas. Surat yang dipublikasikan melalui Grup Facebook Save Gunung Slamet itu menyoroti kerusakan hutan seluas 114 hektar di lereng barat Gunung Slamet, yang dituding memicu banjir bandang berulang di wilayah hilir.

Dalam surat bertanggal 21 Februari 2026, Save Slamet menegaskan bahwa limpasan air dari kawasan Kaligua mengalir ke Banyumas, memperparah banjir di Kecamatan Pekuncen, Ajibarang, dan Cilongok.

“Alih fungsi ini merugikan warga Banyumas, bahkan warga Brebes sendiri seperti di Desa Adisana dan Dukuh Turi yang kerap dilanda banjir bandang,” ujar Hendy Tr, pegiat Save Slamet.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Tuntutan dan Usulan

Save Slamet meminta Bupati Brebes menindak tegas oknum pelaku alih fungsi hutan, termasuk bila perlu melibatkan aparat penegak hukum hingga Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Mereka juga mendorong koordinasi lintas kabupaten untuk restorasi hutan dan pencegahan bencana bersama.

Sebagai solusi jangka panjang, Save Slamet mengusulkan reunifikasi kawasan Kaligua agar kembali masuk wilayah Banyumas, seperti tercatat dalam peta kolonial. “Dengan begitu, pengendalian air bisa dilakukan Pemkab Banyumas dari hulu ke hilir dengan memperhatikan aspek kebencanaan,” tulis surat tersebut.

Bukti Sejarah

Kunjungan Save Slamet ke Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Banyumas pada 20 Februari 2026 menemukan peta kolonial yang menunjukkan Kaligua dulunya bagian Banyumas. Pergeseran batas pasca-kemerdekaan disebut sebagai penyebab hilangnya kontrol hulu.

“Selama Pekuncen masih langganan banjir kiriman dari Kaligua, kami akan terus menyuarakan reunifikasi,” tambah Hendy.  (redaksi)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Polsek Pekuncen Selidiki Video Viral Dugaan Kekerasan Remaja, Kasus Didorong ke Restorative Justice

Selanjutnya

Generasi Embuh

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Kasus Dugaan Pemukulan Remaja di Pekuncen Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi

Sabtu, 21 Februari 2026

Generasi Embuh

Generasi Embuh

Sabtu, 21 Februari 2026

Save Slamet Surati Bupati Brebes: Tuntut Tindak Tegas Alih Fungsi Hutan Lindung

Save Slamet Surati Bupati Brebes: Tuntut Tindak Tegas Alih Fungsi Hutan Lindung

Sabtu, 21 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya
Generasi Embuh

Generasi Embuh

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Kasus Dugaan Pemukulan Remaja di Pekuncen Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com