INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan
Minggu, 15 Februari 2026

BANYUMAS – Kondisi hutan di Gunung Slamet, gunung berapi tertinggi kedua di Pulau Jawa, kian memprihatinkan akibat penggundulan dan alih fungsi lahan. Selama 2001 hingga kini, tercatat hilang sekitar 13,7 km² hutan di lima kabupaten lingkar Slamet: Purbalingga, Pemalang, Tegal, Brebes, dan Banyumas. Dampaknya, risiko longsor dan banjir semakin besar.

Menjawab situasi ini, komunitas Save Slamet meluncurkan peta interaktif berbasis Google Maps yang bisa diakses lewat smartphone. Peta ini memungkinkan masyarakat ikut memantau kondisi hutan secara real-time.

“Cukup klik link peta dan pilih mode Satellite, pengguna bisa melihat apakah hutan masih hijau atau sudah berubah jadi ladang gundul,” jelas Hendy TR, pegiat lingkungan sekaligus juru bicara Save Slamet.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Inisiatif ini hadir seiring program rehabilitasi hutan yang baru diumumkan Pemprov Jawa Tengah. Selain itu, isu deforestasi di lereng Slamet juga terkait proyek geothermal yang diperkirakan mengonversi lebih dari 600 hektar lahan, termasuk pembangunan jalan akses.

Save Slamet berharap peta ini mendorong kolaborasi lintas sektor. “Pemantauan partisipatif akan menghasilkan data akurat, menjadi dasar penegakan hukum terhadap alih fungsi ilegal, sekaligus mendukung pemulihan hutan berbasis masyarakat,” tambah Hendy.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Menurut Hendy, peta ini telah disesuaikan dengan tingkat transparansi layer yang optimal, sehingga pengguna dapat “mengintip” kondisi sebenarnya di balik batas administratif hutan.

“Inisiatif ini datang di saat yang tepat, mengingat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini mengumumkan program rehabilitasi hutan Gunung Slamet untuk mencegah longsor, dengan fokus pada penanaman kembali di zona lindung dan produksi yang menipis,” tegas Hendy.

Selain itu, isu deforestasi di lereng Slamet juga terkait dengan proyek geothermal, di mana konversi lahan diperkirakan mencapai lebih dari 600 hektar, termasuk pembangunan jalan akses yang merusak ekosistem.

Dengan peta ini, Save Slamet berharap dapat mendorong kolaborasi lintas sektor.

“Pemantauan partisipatif ini akan menghasilkan data akurat yang bisa menjadi dasar solusi jitu, seperti penegakan hukum terhadap siapapun pelaku alih fungsi ilegal dan program pemulihan hutan berbasis masyarakat,” tambah Hendy.

Bagi yang ingin ikut memantau, berikut link peta custom per kabupaten:

Kawasan Hutan Purbalingga: https://goo.gl/maps/8z9aMA9WxzktSwwK9?g_st=ac
Kawasan Hutan Pemalang: https://goo.gl/maps/u8ucepxvzycDFRPT9?g_st=ac
Kawasan Hutan Tegal: https://goo.gl/maps/bCxrjk3Km87qbTVn9?g_st=ac
Kawasan Hutan Brebes: https://goo.gl/maps/VAHhrEdNBsgwamji9?g_st=ac
Kawasan Hutan Banyumas: https://goo.gl/maps/2UcNKZT45o3qDURE6?g_st=ac

Setelah membuka link, pilih Map Type: Satellite untuk melihat kondisi terkini.

Save Slamet mengajak semua pihak untuk bergabung dalam kegiatan pemantauan ini. Mari kita selamatkan Gunung Slamet sebelum terlambat. Pemantauan bersama adalah kunci pemulihan hutan yang berkelanjutan. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Imlek 2026, Penumpuk Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Melonjak 52 Persen

Selanjutnya

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

TERBARU

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

Minggu, 15 Februari 2026

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan

Minggu, 15 Februari 2026

Imlek 2026, Penumpuk Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Melonjak 52 Persen

Imlek 2026, Penumpuk Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Melonjak 52 Persen

Minggu, 15 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya
AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com