INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sambangi Korban Longsor di Pagentan Banjarnegara, Mensos Siapkan Rencana

Senin, 22 November 2021

BANJARNEGARA – Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana tanah longsor di Desa Pagentan Kecamatan Pagentan, Minggu (21/11) malam. Risma memberikan perhatian khusus atas bencana tebing longsor yang menyebabkan empat korban jiwa ini.
Dalam kunjungan ini, Risma berkomunikasi langsung dengan Putri Olivia Soedarmaji, yang merupakan satu-satunya korban selamat dalam musibah tersebut.

“Keluarganya (Putri Olivia) habis meninggal. Tadi setelah ketemu Alhamdulillah baik. Kakaknya bisa cerita, adiknya (Putri Olivia) yang kata psikolog susah bicara, tapi tadi sempat bicara sama saya,” kata dia.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Risma juga mengatakan, telah menyiapkan rencana untuk Putri Olivia setelah kakak serta saudaranya menjadi korban longsor. Namun Risma tidak menjelaskan rencana tersebut secara detail.

“Ya nanti akan saya sampaikan berikutnya. Tapi yang jelas sudah ada rencana,” ungkapnya.

Menurut dia, ada satu rumah yang perlu direlokasi. Sebab berada di dekat tebing yang longsor.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Menurut saya lokasi yang bahaya hanya itu, jadi hanya satu rumah. Tadi sudah saya sampaikan ke pak Wabup kalau bisa dipindah. Karena ke depan curah hujannya cukup tinggi,” ujarnya.

Psikolog dari PMI Banjarnegara, Gones Saptowati mengatakan, pada hari kedua, kondisi psikologis Putri Olivia membaik.

“Alhamdulillah hari kedua pasca kejadian sudah membaik, sudah mulai berkomunikasi cukup lancar dengan kami. Walaupun kemarin sempat muncul perilaku-perilaku atau respon-respon yang tidak sesuai, menurut saya wajar. Ini adalah respon yang normal dengan situasi yang tidak normal. Siapapun dengan kondisi traumatis seperti itu akan memiliki respon seperti itu,” paparnya.

Dia mengatakan, dukungan terus mengalir. Namun dia meminta agar dukungan ini jangan hanya sesaat, kemudian berhenti dan anak ditinggalkan.

Gones mengatakan, diperlukan dukungan kontinyu dari keluarga terdekat dan lingkungan dan pihak terkait.

“Kami dari PMI dan Ikatan Psikolog Klinis Jawa Tengah akan support intensif untuk mendampingi kondisi psikologisnya,” paparnya.

Terkait waktu pemulihan kondisi korban, menurut dia, masing-masing individu berbeda. “Intinya kita akan dampingi,” jelasnya.

Terkait yang boleh membesuk, khusus untuk Putri Olivia dibatasi dulu.

“Karena butuh waktu untuk menyembuhkan diri. Karena kita paham, dia tidak hanya mengalami kejadian longsor kemarin, tapi sebelumnya dia kehilangan orang-orang tercintanya,” paparnya.

Gones menjelaskan, dari evaluasi psikologis terhadap Putri Olivia, sudah sampai skala delapan, sudah baik. Saat ditemui Mensos Risma, juga bisa berkomunikasi.

“Bu Menteri bisa berkomunikasi dengan anak yang akhirnya mancing si Putri mau tertawa, sampai keluar kata-kata terima kasih. Bagi saya itu sesuatu kemajuan. Ada perbincangan yang cukup cair,” terangnya.

Budhe Putri Olivia, Ibu Zaini Alvan mengatakan, kondisi Putri Olivia sekarang sudah mulai membaik. “Sudah ceria, cerita-cerita, gembira, ketawa,” ungkapnya.

Dia mengatakan, keluarganya yang akan mengurus Putri Olivia. Sebelumnya, Putri Olivia sempat mengalami trauma atas musibah yang menimpanya.

“Waktu pertama kepalanya dibentur-benturkan ketika ada orang bilang longsor, cerita-cerita kejadian itu, setiap denger ada kejadian itu. Alhamdulillah sekarang sudah membaik,” paparnya. Meskipun demikian, yang boleh menjenguk Putri Olivia masih dibatasi, hanya keluarga terdekat saja.

Sebagai informasi, Dua rumah warga Desa Pagentan Kecamatan Pagentan tertimbun longsor pada Jumat (19/11) sekira pukul 21.30 malam. Proses evakuasi baru selesai pda Sabtu (20/11) pagi

Dalam musibah ini empat korban meninggal dunia. Sedangkan satu orang selamat meskipun yang bersangkutan tertimbun reruntuhan bangunan dan material longsor.

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Pagentan, Wanidi menjelaskan ada empat orang korban yang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Radarmas, korban meninggal dunia bernama Bunga Citra Arumdani (13), Alfino Soedarmaji (11), Partini (36) dan bidan bernama Andriyani Erowati (42). Sedangkan korban yang berhasil diselamatkan namun mengalami luka-luka bernama Putri Olivia Soedarmaji (9).

“Proses evakuasi selesai jam setengah lima pagi. Empat meninggal dunia, satu korban luka-luka karena tertimbun tanah sama beton,” jelasnya. Wanidi menambahkan, para korban mengalami patah tulang di bagian dada.
Menurutnya, Putri bisa diselamatkan setelah ditolong oleh saudaranya.

“Saat itu berusaha masuk, namun tidak bisa karena terhalang reruntuhan. Terus saudara Putri menghantam kaca dengan tangan. Kondisi tangannya dijahit sekarang,” ujar Wanidi.

Dia mengaku tidak menyangka, ada korban yang selamat. Bahkan menurut dia, seperti keajaiban. “Yang selamat, dievakuasi setengah jam setelah kejadian,” jelasnya.

Menurut dia, korban bisa selamat karena ada rongga sehingga korban bisa bernafas dan berteriak. “Ada celah-celah, ada suaranya jadi evakuasi langsung menuju ke situ,” jelasnya. (drn)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

BMKG: Warga waspadai cuaca ekstrem di Jateng selatan

Selanjutnya

Fakfak dan Purbalingga Alami Kenaikan Kasus Covid-19 4 Pekan Barturut-turut

TERBARU

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

POPULER BULAN INI

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Fakfak dan Purbalingga Alami Kenaikan Kasus Covid-19 4 Pekan Barturut-turut

Desa Karanggintung dan BUMDes Banyumas bangun jaringan internet mandiri

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com