INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Romo Magnis Heran Jokowi Tak Bereaksi Atas Pencalonan Gibran yang Melanggar Etika

Sabtu, 10 Februari 2024

POLITIK, indiebanyumas.com-Budayawan dan juga pengajar ilmu filsafat, Romo Franz Magnis Suseno mengaku heran dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak bereaksi atas pencalonan Gibran Rakabuming Raka melanggar etika. Kepala Negara malah tidak peduli dengan etika.

“Yang mengejutkan saya kok tidak ada reaksi dari Presiden dan lain-lain. Kok modelnya seperti anjing menggonggong khafilah berlalu,” kata Romo Magnis dalam dalam konferensi pers Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Graha Oikumene Persekutuan Gereja-Gereja, Salemba Jakarta Pusat pada Sabtu (10/2/2024).

Menurut dia, Presiden harus betul-betul menjadi pelindung dan pengayom seluruh masyarakat, dan tidak boleh berpihak.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Lalu masuk anak Presiden yang mendapatkan kedudukan sebagai Cawapres (Calon Wakil Presiden) hanya dengan dua pelanggaran etika yang keras,” katanya.

Dia menyebut 24 tahun reformasi mengutamakan hak asasi manusia berdasarkan Pancasila. Namun kondisi demokrasi saat ini membuat gelisah semua pihak.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Apakah demokrasi sekarang mau dibongkar kembali oleh tanda-tanda yang kita tahu semua cawe-cawe, tekanan, berpihak,” kata dia.

Selain itu, dia menambahkan ucapan seorang calon pemimpin bangsa yang justru tidak memperdulikan etika.

“Peduli amat yang mereka teriaki di masyarakat ucapan seorang calon yang mungkin bingung atau tertekan saat ditanya mengenai etika. Etika, etika, etika, ndasmu etika,” ucap Magnis menirukan ucapan calon pemimpin tersebut.

Alri Johan

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Novita Berpesan Agar para Relawan Waspadai Potensi Kecurangan Saat di TPS

Selanjutnya

Jaringan Gusdurian Indonesia Singgung Dugaan Pelanggaran Kampanye dan Penyalahgunaan Kekuasaan

TERBARU

Nasib Menggantung, Eks Karyawan MTF Purwokerto Harap ada Tekanan ke Perusahaan

Nasib Menggantung, Eks Karyawan MTF Purwokerto Harap ada Tekanan ke Perusahaan

Senin, 16 Februari 2026

Kasus Dugaan Asusila Dosen UIN SAIZU, Ketua Alumni Minta Tindakan Tegas

Kasus Dugaan Asusila Dosen UIN SAIZU, Ketua Alumni Minta Tindakan Tegas

Senin, 16 Februari 2026

Gerimis tak menghalangi tawa, Dagelan Calung “Asmara Suta” Meriahkan Banyumas Culture Festival 2026

Gerimis tak menghalangi tawa, Dagelan Calung “Asmara Suta” Meriahkan Banyumas Culture Festival 2026

Senin, 16 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya

Jaringan Gusdurian Indonesia Singgung Dugaan Pelanggaran Kampanye dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Baca Maklumat di Hajatan Rakyat Semarang, Mahfud : Demokrasi Indonesia Menuju ke Arah Kegelapan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com