INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ratusan Desa di Kabupaten Cilacap, Rawan Bencana Hidrometeorologi

Minggu, 9 Januari 2022

Masyarakat Diminta Perkuat Mitigasi

CILACAP – Ratusan desa di Kabupaten Cilacap, rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor. Pasalnya secara geografis, geologis dan demografi maupun hidrologis, Cilacap rentan bencana. Bahkan, hampir seluruh jenis bencana yang ada di Indonesia terdapat pula di Kabupaten Cilacap.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Gatot Arif Widodo menjelaskan, dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap seluruhnya memiliki potensi bencana.

Dia merinci, ada 131 desa di 12 kecamatan rawan banjir. Kemudian, sebanyak 94 desa di 12 kecamatan rawan bencana longsor, 73 desa di 19 kecamatan rawan kekeringan dan 55 desa di 10 kecamatan rawan tsunami.

“Ini merupakan hasil pemetaan secara geografis. Selain itu, juga dipengaruhi oleh geografis wilayah Cilacap yang lengkap mulai dari dataran rendah yang terpengaruh pasang surut air laut, hingga pegunungan di sisi tengah dan utara,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dia mengatakan, saat ini Kabupaten Cilacap memiliki 37 Destana atau Desa Tangguh Bencana. Dari 37 Destana tersebut semua tidak sama. Namun sesuai dengan ancaman masing-masing desa, seperti bencana gempa bumi, banjir dan longsor.

“Uraiannya untuk gempa tsunami ada 19, kemudian desa rawan banjir 8 dan desa longsor 10 desa. Mudah-mudahan tahun ini ditambah setengahnya dan diberikan anggaran lebih supaya menguatkan pada jumlah maksimal desa rawan bencana di Cilacap,” kata dia.

Pihaknya pun terus berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Selain itu juga melakukan pelatihan mitigasi bencana. Dengan harapan, masyarakat siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana sehingga dapat mengurangi resiko kerugian. (ray)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dua Kandang Ayam Terbakar di Binangun Cilacap, Peternak Rugi Hingga Rp 1,2 Miliar

Selanjutnya

Peringatan Dini BMKG Cuaca Jateng, Kebumen-Kudus Hujan dan Angin Kencang

TERBARU

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Rabu, 4 Februari 2026

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Rabu, 4 Februari 2026

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Peringatan Dini BMKG Cuaca Jateng, Kebumen-Kudus Hujan dan Angin Kencang

Tergelincir dari Jembatan Kereta Api, Pemancing Ditemukan Tewas di Sungai Serayu Maos

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com