INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Rachmat Imanda : Buntut Kisruh ‘Ruwetnya Aset’, Pansus DPRD Harus Segera Direalisasikan

Anggota DPRD Banyumas Gelar Konsolidasi Penguatan Koperasi Desa

Rachmat Imanda SE Ak

Kamis, 7 Agustus 2025

PURWOKERTO – Gagasan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Aset untuk menyelesaikan berbagai persoalan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (6/8/2025). Usulan disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Rachmat Imanda, SE,Ak.

Ini merupakan dorongan agar DPRD dan Pemkab menunjukkan komitmen bersama terhadap pengelolaan aset daerah yang akuntabel. Ketua DPRD Banyumas, H. Subagyo, SPd menyambut baik. Termasuk Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang hadir langsung dalam paripurna. Dukungan juga datang dari Budi ‘Patriot’ dari Demokrat dan Agus ‘Nova’ Prianggodo, Ketua Fraksi PDI Perjuangan.

“Pansus Aset saya usulkan saat Paripurna DPRD, diterima Ketua DPRD dan berharap segera direalisasikan. Sudah saatnya DPRD mengambil peran strategis dan progresif untuk menuntaskan berbagai masalah aset ini,” ujar Rachmat Imanda yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Menurut Imanda, pembentukan Pansus Aset sangat penting mengingat banyaknya persoalan aset milik daerah yang hingga kini masih belum jelas status hukumnya. Beberapa di antaranya bahkan menimbulkan keresahan publik, seperti persoalan lahan eks Kebondalem dan terbaru kasus protes warga terkait proyek Sapphire Mansion. Terbaru mencuat juga soal aset tanah Lapangan Cilongok yang dituntut ahli waris.

Ia menambahkan, keberadaan Pansus Aset akan memperjelas peta persoalan aset milik daerah, sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap tata kelola aset oleh pihak eksekutif selama ini. Tidak sedikit aset yang bernilai tinggi justru luput dari pengawasan atau malah terlibat sengketa dengan masyarakat.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Pansus aset harus menyeluruh. Mulai dari status hukum, pemanfaatan, hingga pola kerja sama aset daerah, semua harus diinventarisasi dan disorot tuntas,” tegasnya.

Persoalan aset seperti lahan Kebondalem yang telah bertahun-tahun mangkrak, atau kisruh pembebasan lahan proyek Sapphire Mansion, menurutnya menunjukkan lemahnya sistem manajemen aset yang ada saat ini. Hal tersebut, lanjutnya, rawan menimbulkan konflik sosial dan kerugian negara.

Dengan terbentuknya Pansus Aset, DPRD ingin memastikan bahwa hak-hak masyarakat terlindungi dan pengelolaan aset daerah berjalan sesuai hukum dan asas transparansi. Ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa wakil rakyat benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

“Ini bukan soal politik, ini soal tanggung jawab moral dan hukum. Masyarakat butuh kepastian, dan Pansus ini adalah salah satu cara mewujudkannya,” tutup Rachmat Imanda. (GJ)

 

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sastra Sulap Puitik Pertama di Indonesia Pukau Penonton di Purwokerto

Selanjutnya

Kuasa Hukum Ahli Waris: Permintaan Buku C Jadi Kunci Sengketa Lapangan Cilongok

TERBARU

Tragedi Halalbihalal di Purbalingga, Bocah 4 Tahun Tewas Terperosok Sumur 11 Meter

Tragedi Halalbihalal di Purbalingga, Bocah 4 Tahun Tewas Terperosok Sumur 11 Meter

Minggu, 22 Maret 2026

Bukan Cuma Ngaji, Santri Kini Wajib Jago Olahraga! Ini Kata Menag

Takbir Idulfitri, dari Tradisi Rasulullah hingga Syiar di Pasar

Sabtu, 21 Maret 2026

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya
Advokat AW Minta Atensi Dugaan Tipikor dan Mafia Tanah dalam Proyek Sapphire Mansion

Kuasa Hukum Ahli Waris: Permintaan Buku C Jadi Kunci Sengketa Lapangan Cilongok

Rutan Banyumas Gelar Penyuluhan HAM dan Keterampilan Ekonomi untuk Warga Binaan

Rutan Banyumas Gelar Penyuluhan HAM dan Keterampilan Ekonomi untuk Warga Binaan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com