INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Puluhan Warga Parakancanggah Banjarnegara Terinfeksi Chikungunya

Rabu, 17 November 2021

BANJARNEGARA – Pandemi Covid 19 belum hilang, sebagian masyarakat di Banjarnegara kini dihantui penyakit Chikungunya.

Di Kelurahan Parakancanggah, sejumlah warga terinfeksi virus yang dibawa nyamuk tersebut.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Lurah Parakancanggah Kecamatan Banjarnegara Sarwosri mengatakan, sebanyak 26 warganya terkena Chikungunya.

Tetapi itu baru mereka yang memeriksakan diri dan terdata di Puskesmas.

Belum termasuk penderita lain yang memeriksakan diri ke rumah sakit, maupun dokter praktik.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Ada juga penderita Chikungunya yang memutuskan menjalani penyembuhan secara mandiri di rumah atau tidak berobat ke rumah sakit.

“Itu yang periksa di Puskesmas. Karena ada yang periksa rumah sakit, dokter, dan tidak berobat,” katanya, Rabu (17/11/2021)

Serangan Chikungunya sebetulnya bukan baru-baru ini terjadi.

Sri mengatakan, sejak Idul Fitri 2021 lalu, ia sudah mendapati informasi beberapa warganya terkena Chikungunya.

Tetapi puncak warga mulai banyak yang terpapar sejak bulan Oktober hingga November ini.

Gejala yang umum bagi penderita Chikungunya adalah pusing, tulang pegal, dan muncul ruam merah pada kulit.

Penyakit ini, dari informasi yang ia dapatkan, tidak mematikan seperti Demam Berdarah.

Hanya penderitanya sulit beraktivitas karena penyakit itu menyerang persendian.

Ia melihat sejumlah penderita Chikungunya sulit bergerak hingga cara berjalan mirip robot.

“Tidak mematikan, cuma sembuhnya lama ” katanya

Ia melihat, penyembuhan Chikungunya yang menyerang warganya cukup lama, sampai satu hingga dua bulan.

Berbeda dengan anak kecil yang masa penyembuhannya relatif lebih singkat, berkisar 14 hari karena sistem imunnya masih kuat.

“Ada yang sudah sembuh, lalu pergi capek terus imunnya turun, kambuh lagi, ” katanya. (*)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tanggul Sungai Cikawung Jebol, Empat Desa di Majenang Tergenang Banjir

Selanjutnya

Ratusan Sumur Warga Disedot Pasca Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

TERBARU

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Rabu, 4 Februari 2026

SLAMET

SLAMET

Rabu, 4 Februari 2026

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Ratusan Sumur Warga Disedot Pasca Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Sejumlah Masyarakat Keluhkan Kelangkaan Gas Melon

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com