Banjarnegara – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Banjarengara , telah dua hari dilaksanakan, Senin – Selasa ( 6-7/9/2021). Seperti yang terlihat di SMA Negeri 1 Sigaluh Kabupaten Banjarnegara , kegiatan berjalan tanpa kendala berarti. Para siswa tidak menggunakan seragam sekolah seperti biasanya, namun memakai baju bebas rapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Ketua Gugus Tugas Covid 19 SMA Negeri 1 Sigaluh Heni Purwono mengungkapkan, secara umum kegiatan simulasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Rencananya PTM Terbatas akan dilaksanakan selama dua pekan. Hasil evaluasi simulasi ini akan dijadikan bahan pertimbangan dibukanya sekolah untuk PTM secara total.
“ Alhamdulillah simulasi pembelajaraan tatap muka terbatas, di Kabupaten Banjarnegara khususnya di SMAN 1 Sigaluh berjalan lancar, tidak ada kendala berarti,”kata Heni.
Sementara itu, salah seorang siswa SMAN 1 Sigaluh yang mengikuti simulasi Adzin Abiyu mengungkapkan sudah menunggu-nunggu PTM dilaksanakan. Karena sudah lama, tidak melaksanakan PTM dan tidak bertemu dengan teman- temanya.
“ Perasaan saya senang sekali, setelah satu tahun lebih pembelajaraan jarak jauh. Akhirnya bisa mengikuti pembejalaraan tatap muka,”kata Adzin .
Siswa yang mengikuti simulasi PTM Terbatas ini dipilih hanya 20 persen dari jumlah siswa, dengan radius rumah terdekat, menggunakan kendaraan pribadi atau berjalan kaki ke sekolah dan dalam kondisi sehat. (RA/ HP).







