PURWOKERTO – Rencana akan mulai diperlombangakan pada bulan Juli ini, dimana Banyumas menjadi tuan rumah di GOR Satria.
Melonjaknya kasus covid dan adanya PPKM Darurat membuat 5 Cabor Popda Karasidenan, yaitu Karate, Wushu, Taekwondo, Kempo, dan Tarung Drajat, perlombaannya ditiadakan.
“Karena kondisi tidak memungkinkan, kemungkinan itu Popda ditunda, karena sampai sekarang juga belum ada petunjuk,” kata Taufik Widjatmoko, Kabid Keolahragaan Dinporabudpar Banyumas kepada Radarbanyumas.co.id, Senin (12/7).
Untuk Popda Provinsi non virtual yang eventnya direncana bulan September kemungkinan ditunda, adapun untuk Popda Karasidenan, Taufi menambahkan, untuk saat ini ditiadakan.
“Untuk Popda Karasidenan gak mungkin dilaksanakan untuk bulan ini, dan Agustuspun saya kira begitu. Dan di Semarang bulan September Popda provinsi non virtual, tetapi belum tahu ditunda atau tidak, karena ini belum ada surat juga, jadi diadakan atau tidak. Tetapi dibulan september atau mundur, sementara popda karasidenan ditiadakan,” tambahnya.
Sampai saat ini seleksi di tingkat Kabupaten juga belum ada untuk mengikuti Popda Karasidenan, dan akan dilanjutkan menuju Popda Provinsi.
Adapun jika Pooda Provinsi jadi diadakan September nanti, Taufik melanjutkan, tidak akan mengikut sertakan atlet dari Banyumas.
“Seleksinyakan tingkat Kabupaten sebelum itu untuk menuju ke karasiden, menuju ke Provinsi, berarti kita seleksi awal Juli, tetapi kondisi juni begini. Nanti setelah itukan menginjak ke karasidenan hasil seleksi pra kualifikasi masuk ke Provinsi. Dan Nantipun kalau misalkan ada (Popda Provinsi) saya tidak berani melepas atlit saya, resiko, tanggung jawabnya siapa kalau ada apa-apa, saya tidak berani, dan kemungkinan kita tidak mengirim karena ada resiko itu,” pungkasnya. (win)






