PURWOKERTO – Sampai memasuki pertengahan Mei, teknis pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP yang direncanakan tetap berjalan secara online masih terus dimatangkan.
Kasubag Perencanaan Dindik Kabupaten Banyumas, Sutomo S.Pd mengatakan jadwal PPDB SMP pada Selasa (18/5) baru akan dibahas lebih lanjut. Direncanakan untuk PPDB SMP paling cepat dilaksanakan akhir Juni atau jika tidak di awal Juli.
“Perbup PPDB masih berupa draft. Kamis (20/5) baru akan maju ke bagian hukum,” katanya kepada Radarmas, Senin (17/5) sore.
Disinggung terkait gambaran pelaksanaan PPDB SMP tahun ini, dipastikannya tidak akan berbeda jauh dengan tahun lalu. Inti dari draft perbup yang sudah disusun, terkait zonasinya masih sama dengan tahun lalu. Tetap memakai aplikasi khusus PPDB Pemkab Banyumas dan melibatkan Dinkominfo Banyumas.
“SMP Negeri wajib ikut dalam PPDB online ini,” terang dia.
Sejak pertengahan Maret, salah satu yang dibahas yaitu terkait kepastian penggunaan model zonasi. Apakah akan memakai zonasi seperti tahun kemarin dengan wilayah desa atau memakai perhitungan jarak murni dengan titik koordinat. Setiap model zonasi memiliki plus minusnya sendiri.
“Untuk sekolah swasta kami himbau untuk ikut dalam aplikasi. Belum diwajibkan,” pungkas Sutomo. (yda)







