Polkadots baru saja merilis album penuh perdana mereka, “Heartbreak Analogy”. Album ini menawarkan narasi musikal tentang kisah-kisah sederhana yang akrab dalam keseharian: hubungan yang mentok di tengah jalan, rasa sayang yang tak tersampaikan, penyesalan yang datang terlambat, hingga keikhlasan melepas sesuatu yang tak lagi bisa dipertahankan.
Seperti sebuah perjalanan emosional, “Heartbreak Analogy” mengalir melalui berbagai fase. Mulai dari tahap bertahan dan berharap, melalui momen penyangkalan, hingga perlahan-lahan tiba pada proses menerima dan melepaskan. Album ini tidak hanya berkisah tentang patah hati yang dramatis, tetapi juga menggambarkan kebingungan, kesunyian, dan upaya untuk memahami situasi yang ruwet.
Di sisi lain, album ini juga memberikan secercah cahaya tentang kebangkitan. Ia bercerita tentang bagaimana seseorang memutuskan untuk tetap melangkah maju, meski masih menyimpan bekas luka di dalam hati.
Melalui “Heartbreak Analogy”, Polkadots berupaya merealisasikan realita kehidupan ke dalam bentuk musik. Album ini diharapkan dapat menjadi teman bagi pendengarnya, khususnya mereka yang pernah merasa kehilangan arah.
Seluruh lagu dalam album ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik.
Berikut adalah daftar lagu dari “Heartbreak Analogy”:
1. SEBATAS TEMAN (feat. Galang Gusti)
2. MESIN WAKTU
3. I’M SORRY
4. TANPA DIRIMU
5. HARI INI ESOK DAN NANTI
6. KEMBALI
7. PERGI
8. BERJALANLAH (feat. Mustika Kamal)
9. DELUSI
10. TERIMAKASIH
Album “Heartbreak Analogy” tidak sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah bentuk analogi yang menyentuh tentang kompleksitas hati manusia.

Polkadots are :
Rasyif Ismawan (Vocal / Guitar)
Fajri Ramadhan (Guitar)
Adi Hariyanto (Drum)


