BANYUMAS – Polemik rencana pembangunan Puskesmas 2 Cilongok yang memicu dinamika hingga pengunduran diri salah satu kepala desa melalui pesan WhatsApp, mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Banyumas, H. Anang Agus Kostrad.
Dalam diskusi terbatas bersama sejumlah kepala desa dan elemen masyarakat Kecamatan Cilongok, Anang menilai solusi terbaik adalah mendirikan Puskesmas 3 di wilayah Cilongok. Sementara Puskesmas 2 yang saat ini berada di Desa Jatisaba tetap beroperasi melayani masyarakat.
“Kalau harus memaksakan di satu wilayah dan menimbulkan polemik, lebih baik dipertimbangkan pendirian Puskesmas 3 untuk melayani desa-desa yang jaraknya terlalu jauh dari Puskesmas 2,” ujar Anang, Senin (2/2/2026) malam.
Layanan Terbatas
Saat ini terdapat sembilan desa yang masuk wilayah layanan Puskesmas 2, yakni Batuanten, Cipete, Kasegeran, Jatisaba, Panusupan, Pageraji, Pejogol, Langgongsari, dan Sudimara. Dari jumlah tersebut, empat desa dinilai memiliki jarak cukup jauh dari lokasi layanan, seperti Pejogol, Langgongsari, Pageraji, dan Cipete.
“Cilongok sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk memiliki hingga empat puskesmas kategori rawat inap. Jumlah penduduknya lebih dari 100 ribu jiwa,” tegas Anang.
Dinamika Penentuan Lokasi
Sebelumnya, Pemkab Banyumas menggelar forum diskusi kelompok (FGD) bersama sembilan desa wilayah layanan Puskesmas 2. Lima desa mengajukan lokasi pembangunan: Pageraji, Sudimara, Kasegeran, Jatisaba, dan Cipete. Namun, Desa Cipete mundur karena kendala status tanah.
Tim survei independen dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kemudian melakukan pemeriksaan lahan, kontur tanah, hingga aksesibilitas. Survei di Desa Sudimara bahkan menggunakan teknologi drone. Hasil kajian menunjukkan Desa Sudimara dan Kasegeran memperoleh nilai tertinggi.
Dinamika semakin memanas setelah Kades Kasegeran, Saefudin, menyatakan pengunduran diri melalui pesan WhatsApp kepada Bupati Banyumas, yang kemudian menyebar ke media.
Anang menekankan pentingnya kebijakan yang mampu meredam konflik sekaligus mengutamakan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Cilongok. (Angga Saputra)






