INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Komjen Pol Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana bersama Rektor Unsoed dan jajaran pejabat Polri menunjukkan plakat peresmian Pusat Studi Kepolisian Unsoed, disaksikan para guru besar dan civitas academica. (Foto: Humas Polresta Banyumas)

Jumat, 6 Maret 2026

PURWOKERTO – Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) meresmikan Pusat Studi Kepolisian di Kampus Unsoed, Purwokerto, Kamis (5/3/2026). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Jateng dan Unsoed guna memperkuat kolaborasi akademik dan kepolisian.

Rektor Unsoed menyatakan bahwa pusat studi ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara kepakaran akademik dan tugas kepolisian dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Pusat Studi Kepolisian ini kami harapkan menjadi wadah sinergi antara kepakaran akademik dan tugas-tugas kepolisian dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” ujar Rektor Unsoed.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Unsoed tidak hanya sekadar menjalin kerja sama administratif, tetapi juga mendedikasikan kepakaran para guru besarnya untuk berkolaborasi langsung dengan aparat kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di lapangan. Beberapa pakar yang akan terlibat antara lain:

· Prof. Farid, ahli pemuliaan tanaman yang akan menjadi rujukan personel Polri dalam konsultasi persoalan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

· Prof. Norman, ahli perikanan yang akan mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan pesisir.

· Prof. Kuat, ahli hukum sekaligus Wakil Rektor Bidang SDM, serta Hantoko, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dari FISIP, yang akan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan strategis dan penguatan SDM berbasis penelitian hukum dan sosial.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis nasional yang dibebankan kepada kepolisian melalui pendekatan berbasis riset dan ilmu pengetahuan.

Dengan ekosistem akademik yang kuat—menaungi 12 fakultas, 35.000 mahasiswa, dan usianya yang ke-63 tahun—Unsoed dinilai menjadi mitra strategis dalam memperkuat sinergi dunia akademik dan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peresmian pusat studi ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam memperkuat pemolisian berbasis riset (evidence-based policing) serta membangun jejaring akademik nasional. Polri menargetkan pembentukan 74 Pusat Studi Kepolisian yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Pusat Studi Kepolisian juga diluncurkan di empat perguruan tinggi, yaitu Unsoed, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Selain itu, pada hari yang sama, dilakukan pula penandatanganan PKS di Biro SDM Polda Metro Jaya dengan enam universitas mitra, yakni Universitas Bhayangkara, Universitas Krisnadwipayana, Universitas Syarif Hidayatullah, Universitas Borobudur, Universitas Bangka Belitung, dan Universitas Gadjah Mada.

Acara di Unsoed turut disaksikan oleh Komjen Pol Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., serta sejumlah pejabat Polri lainnya, antara lain Irjen Pol Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., Irjen Pol Dr. Barito Mulyo Ratmono, S.H., S.I.K., M.Si., Kombes Pol Dr. Eko Wagiyanto, serta jajaran kewilayahan termasuk Kapolresta Banyumas dan Kepala SPN Polda Jateng.

Wakil Kepala Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi yang berkomitmen membangun ekosistem ilmu kepolisian di Indonesia.

“Atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para rektor dan seluruh civitas academica atas prakarsa, komitmen, dan kerja keras dalam mewujudkan Pusat Studi Kepolisian ini,” ujar Wakapolri.

Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ilmu kepolisian kini berkembang menjadi disiplin ilmu antarbidang yang semakin penting dalam menjawab dinamika sosial serta perubahan pola pemolisian di masyarakat. Pihaknya mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam memajukan kepolisian Indonesia melalui kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan dengan pendekatan pentahelix.

“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari langkah besar kita menuju Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Di sisi internal, penguatan ekosistem keilmuan juga dilakukan Polri melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang telah mengembangkan sejumlah pusat studi strategis, seperti Pusat Studi Polmas, Anti Korupsi, Terorisme, Cyber, SDM, hingga Pusat Studi Pasifik Oseania.

Sebagai penguatan lebih lanjut, PTIK juga akan meluncurkan tujuh pusat studi baru pada 10 Maret 2026, meliputi Pusat Studi Teknologi Kepolisian, Forensik Kepolisian, Internasional Kepolisian, Keamanan Nasional, Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pelayanan Perempuan dan Orang Terlantar (PPO), Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik, serta Intelijen Kepolisian.

Polri optimistis, melalui sinergi dengan perguruan tinggi, pengembangan ilmu kepolisian berbasis riset dan kolaborasi lintas sektor akan mampu melahirkan strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih adaptif, humanis, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sidang Tambang Tajur: 7 dari 10 Saksi Ngaku Tak Kenal Terdakwa

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 6 Maret 2026

Sidang Tambang Tajur: 7 dari 10 Saksi Ngaku Tak Kenal Terdakwa

Sidang Tambang Tajur: 7 dari 10 Saksi Ngaku Tak Kenal Terdakwa

Jumat, 6 Maret 2026

Kampung Ramadhan Z-Corner BAZNAS Banyumas Gelar Lomba Dai dan Fashion Show

Kampung Ramadhan Z-Corner BAZNAS Banyumas Gelar Lomba Dai dan Fashion Show

Kamis, 5 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com