POLITIK – Kepastian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait dukungan mereka dalam Pilkada Banyumas 2024 kini terjawab. Setelah melalui proses yang ditentukan di tingkat pusat, PKS akhirnya memastikan diri bergabung dengan koalisi PDI-P bersama PKB, PAN, dan PPP.
“Benar, tapi untuk surat rekomendasinya baru akan saya ambil Kamis,” kata Ketua DPD PKS Banyumas, Setyo Ari Nugroho.
Dengan keputusan tersebut, maka Parpol yang akan berkoalisi dengan PDI-P dalam Pilkada Banyumas 2024 kini semakin ‘gemuk’ jika dihitung dari kursi legislatif yang diperoleh dalam Pileg 2024 kemarin. Selain PKS yang memiliki 6 kursi, ada PKB dengan Raihan 9 kursi, PAN (2 kursi) dan PPP (1 kursi).
Total kursi legislatif dari gabungan partai koalisi tersebut sebanyak 35 kursi di DPRD Banyumas. Sedangkan poros lain yang tergabung dalam Koalisi Banyumas Maju (KBM) hanya memiliki 15 kursi legislatif.
KBM awalnya terdiri dari gabungan 6 Parpol, yakni Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, NasDem, Partai Demokrat dan PSI. Namun, PKB akhirnya hengkang dari koalisi tersebut setelah DPP PKB menerbitkan surat rekomendasi final menjadikan Dwi Asih Lintarti sebagai Bacawabup dari Sadewo Tri Lastiono.
Ketua DPC PKB Ahmad Darisun mengatakan, pihaknya secara otomatis sudah tidak lagi bersama dengan KBM, dan mengambil sikap untuk berkoalisi dengan PDI-P guna mendukung penuh rekomendasi dari DPP PKB yaitu memutuskan Sadewo-lintarti sebagai Paslon Cabup-cawabup dalam Pilkada Banyumas 2024.
“Saya mohon maaf kepada temen-temen di KBM, kemarin kita sudah bersama-sama akan tetapi namanya politik kan dinamis, ini juga tuntutan dari atas. Sebagai ketua DPC saya juga telah mengambil opsi-opsi. Opsi pertama ketika dengan KBM ada porsinya, yang kedua ketika sudah ada kepastian bahwa DPP PKB merekomendasikan Paslon Sadewo-lintarti maka kami harus mengamankan amanat ini, ” kata Darisun.
Darisun mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu surat rekomendasi dari PDI-P yang sudah berada di DPD PDI-P Jateng. Namun, sejumlah agenda kegiatan untuk mensosialisasikan pasangan calon bupati dan wakil bupati Banyumas yang mereka usung sudah akan dilakukan pihaknya dalam waktu dekat.
“Kami akan melakukan deklarasi dengan menggelar kegiatan pada awal September untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa kami memiliki calon dalam Pilkada Banyumas. Kami juga sudah memiliki sebutan untuk pasangan kami, yakni Santri akronim dari Sadewo-Lintarti,” ungkapnya. (Angga Saputra)









