INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Penyaluran Sembako Ditetapkan Akhir Bulan, Proses Penyelidikan Sembako Gate Jalan Terus

Rabu, 19 Mei 2021

Banyumas, indiebanyumas.com- Pemerintah telah menunaikan janji kepada masyarakat penerima Bansos program Sembako  melalui transfer ke nomor rekening Bank Mandiri para penerima  bantuan yang disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sejak Selasa (18/05/2021) kemarin,  sejumlah agen sudah menerima informasi tersebut, dan saldo yang masuk kali ini berbeda dari biasanya yakni sebesar Rp 400 ribu per KPM.

“Saldo sudah masuk sejak kemarin, nilainya Rp 400 ribu per orang sehingga benar apa yang sudah pernah disampaikan pemerintah bahwa penyaluran untuk bulan Mei dan Juni dirapel. Hanya soal waktunya saja yang semula direncanakan sebelum Lebaran menjadi setelah Lebaran,” kata seorang Agen e Warong di Kecamatan Cilongok.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermandes) kabupaten Banyumas, Ir Widarso MM mengatakan, pihaknya sudah memperoleh informasi berkaitan kapan waktu penyaluran akan dilaksanakan. “Informasi yang kami terima dari Bank Mandiri penyaluran akan dilaksanakan pada akhir bulan,” kata Widarso kepada indiebanyums.com.

Hanya saja Widarso tidak menjelaskan kepastian waktunya, apakah tepat pada tanggal akhir atau setelah jadwal penyaluran regular biasanya dilaksanakan yakni per tanggal 20 setiap bulannya.

“Kita sudah informasikan juga mengenai kebijakan yang diatur dari pemerintah pusat ini kepada para camat di seluruh wilayah di Banyumas,” katanya.

Sebagai diketahui, rencana pemerintah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk program Sembako sebelum lebaran batal dilaksanakan. Bahkan, pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos) belum ada sinyal menyampaikan keputusan kepastian waktu penyaluran paket Sembako kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Sebelum kabar itu dihembuskan Kemensos, pemerintah pusat jauh hari sebelumnya mengumumkan bahwa penyaluran bantuan sosial, antara lain PKH, Bantuan Sosial Tunai (BST) hingga Bansos Sembako bakal disalurkan awal bulan ini. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta mendorong daya beli masyarakat sebelum Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, khusus untuk itu, pemerintah seperti sudah merencanakan secara matang soal penyaluran yang bahkan dirapel dua bulan, untuk Mei-Juni.

Soal kepastian waktu penyaluran program Bansos Sembako di Banyumas sejak sebelum Lebaran sudah banyak dinantikan para penyedia bahan pangan Bansos Sembako. Khususnya untuk komoditi sayuran, dan belakangan untuk komoditi beras. Selama rentang lebih dari satu bulan, faktas di lapangan tengah terjadi persaingan antar para penyedia bahan pangan Bansos Sembako. Terutama untuk komoditi sayuran dan belakangan muncul juga untuk komoditi beras meski skalanya kecil.

Munculnya persaingan bahkan eskalasinya terus naik dalam beberapa hari terakhir, terjadi paska adanya pemeriksaan terhadap para supplier oleh tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah yang juga melibatkan anggota DPRD Banyumas dari Komisi 3 yang membidangi sektor perekonomian. Pemeriksaan terhadap mereka dilakukan aparat penegak hukum menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat terkait proses pengadaan dalam program Bansos Sembako yang terindikasi adanya pengaturan jatah bagi penyedia.

Sedangkan keterlibatan wakil rakyat yang punya wewenang sebagai sebagai pemantau pelaksanaan program dalam fungsi controllingnya, juga memunculkan banyak spekulasi yang beragam. Paling santer, kabar pemeriksaan terhadap anggota komisi 3 DPRD Banyumas tersebut mengarah pada indikasi terjadinya tindakan korupsi dalam bentuk gratifikasi.

Namun, hingga kini pihak Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah belum menyampaikan keterangan resmi dalam proses penyelidikan yang tengah mereka lakukan.

Tetapi untuk proses penyelidikan dugaan terjadinya penyelewengan dalam pelaksanaan Bansos Sembako di Banyumas yang oleh sejumlah kalangan disebut dengan istilah Sembako Gate, tetap akan terus berlanjut.

“Tetap merah putih,” demikian pesan salah seorang petugas penyidik dari tim Ditreskrimsus Polda Jateng kepada indiebanyumas.com.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Wilayah perairan selatan Jabar-DIY diprakirakan masuki musim angin timuran

Selanjutnya

Penurunan harga Bitcoin tak terbendung, merosot hingga 40%

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Rektor UMP Prof. Jebul Suroso Dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan HIPMI Banyumas

Rektor UMP Prof. Jebul Suroso Dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan HIPMI Banyumas

Selasa, 10 Maret 2026

Krisis Anggaran, THR Kepala Desa di Banyumas Terancam Molor

Krisis Anggaran, THR Kepala Desa di Banyumas Terancam Molor

Selasa, 10 Maret 2026

Mahasiswa BEM FEB UMP Wujudkan Dampak Nyata Lewat Program Pemberdayaan

Mahasiswa BEM FEB UMP Wujudkan Dampak Nyata Lewat Program Pemberdayaan

Selasa, 10 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Penurunan harga Bitcoin tak terbendung, merosot hingga 40%

Gegara Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Pengadegan Terbakar

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com