PURWOKERTO – Adanya program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemda Banyumas melalui Dinsospermades terhadap masyarakat yang terdampak dengan PPKM Darurat.
Ternyata disambut dengan antusias yang tinggi dari masyarakat. Yaitu dengan pendaftaran yang dimulai sejak Sabtu (10/7) dan akan tutup Rabu (14/7) pukul 4 sore ini, dari data pendaftar yang masuk capai 80.000 KK atau Orang.
“Data yang ada di kami sekarang sudah sampai 80.000 ribu, dan pendaftaran tutup sampai hari jam 4,” kata Widarso, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Banyumas kepada Radarbanyumas.co.id, Rabu (14/7).
Sasaran hanya untuk 15 ribu KK, dari 80 ribu jumlah pendaftar, Widarso menambahkan, untuk yang memenuhi syarat dan belum dapat kesempatan, akan disampaikan di Pemda dan direncanakan akan ada tahap kedua.
“Nanti tinggal kami laporan ke Pemda bagaimana apakah pemda masih ada peluang untuk yang sudah terdata dan memenuhi syarat, itu nanti bagaimana dan ada kebijakan apa. Mudah-mudahan bisa ada tahap kedua menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” jelasnya.
Pencairan akan dilakukan melalui kantor pos di balai Desa atau Kelurahan masing-masing, Ia juga menerangkan, untuk saat ini jumlah pendaftar JPS yang sudah terverifikasi layak dan memenuhi syarat sudah mencapai 10 ribuan orang atau KK.
“Melalui kantor pos, nanti kantor posnya yang datang ke balai desa balai desa atau kelurahan kelurahan. Dan Verifikasi kita sudah 10 ribuan, yang maksudnya memenuhi syarat itu sudah sampai angka 10 ribuan. Dan pencairan paling lambat tanggal 20, tingggal liat situasi ini nanti melihat proses verifikasinya,” pungkasnya. (win)






