INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Penanggulangan Kemiskinan, Wapres RI Bakal Kunjungi Stan Banjarnegara

Jumat, 1 Oktober 2021

BANJARNEGARA – Wakil Presiden RI (Wapres RI), KH Maruf Amin, direncanakan melakukan kunjungan ke Provinsi Jawa Tengah pada 7 Okt 2021. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem di ruang rapat Bupati Banjarnegara, Rabu-Kamis, (29-30/9/2021).

Rapat dipimpin oleh Plh. Bupati Banjarnegara, Syamsudin S.Pd, M.Pd. Plh Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan 35 Kabupaten di 7 Provinsi di Indonesia sebagai lokus penanggulangan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Menurut Syamsudin, di Provinsi Jawa Tengah sendiri yang menjadi lokus penanggulangan kemiskinan adalah Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara.

Sedangkan di Banjarnegara telah ditetapkan 5 Kecamatan lokus sebagai penanganan kemiskinan ekatrem yakni Kecamatan Bawang, Susukan, Pejawaran, Pagentan, dan Kecamatan Punggelan.

“Kemudian dari masing-masing kecamatan tersebut ditetapkan 5 desa untuk fokus penanganam kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Yusuf Agung Prabowo SH MSi selaku Plt kepala Baperlitbang, menjelaskan, kunjungan Wapres direncanakan tanggal 7 Oktober. Nanti, Wapres akan meninjau booth atau stand untuk 5 kabupaten itu, termasuk juga ada 1 booth/stand Banjarnegara.

“Jadi seperti pameran. Cuma isinya aralah data dokumen, foto, video, banner strategi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Banjarnegara,” jelas Agung.

Disebutkan, bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem ini merupakan tindak lanjut dari arahan presiden yakni dengan target pada tahun 2024 kemiskinan ekstrem mencapai 0%.

Secara internasional, kemiskinan ekstrem adalah masyarakat yang memiliki pendapatan kurang dari 1,91 $ ppp (purchasing power parities) atau sekitar Rp 27.313 per hari (kurs US$ 1 sama dengan Rp.14.300).

Kemiskinan ekstrem diukur menggunakan “absolute poverty measure” yang konsisten antar negara dan antar waktu.

Dalam percepatan penurunan kemiskinan ekstrem tersebut dilakukan dengan menggunakan tiga strategi, yakni menurunkan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan.

Dari koordinasi tersebut diharapkan dapat tersinergi program penanggulangan kemiskinan ekstrim dari Pemerintah Daerah dan Desa dengan program Kementerian/Lembaga untuk dapat diimplementasikan secara konvergen di tingkat desa dan menjangkau rumah tangga sasaran.

Diharapkan, selain intervensi dari unsur pemerintah. Juga melibatkan unsur non-pemerintah diantaranya, pihak swasta, Perguruan Tinggi, LSM dan unsur lainnya.

Juga memfasilitasi sumber daya non-pemerintah (dana, inovasi dan lainnya) untuk dapat berperan dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banjarnegara. (*)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Panjang Jembatan Pegalongan-Mandirancan 140 Meter, Digarap Lagi dan Baru 10 Persen Pengerjaan

Selanjutnya

Edarkan Narkotika, Sepasang Kekasih Dituntut 9 Tahun

TERBARU

Perkuat Integritas, Tiga Petugas Rutan Banyumas Resmi Dikukuhkan Satops Patnal di Nusakambangan

Perkuat Integritas, Tiga Petugas Rutan Banyumas Resmi Dikukuhkan Satops Patnal di Nusakambangan

Jumat, 10 April 2026

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Jumat, 10 April 2026

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Jumat, 10 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Edarkan Narkotika, Sepasang Kekasih Dituntut 9 Tahun

Dikasih 'Jatah' dari Untung Komoditi, Komunitas Marhaen Jaya : Maaf, Itu Bukan Kami

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com