INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pemprov Jateng Dekatkan Layanan Publik Lewat Program Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan

Pemprov Jateng Dekatkan Layanan Publik Lewat Program Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan

Program perluasan kanal aduan masyarakat bertajuk Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan yang disampaikan Wagub Jateng, Taj Yasin dalam acara “Gubernur Menyapa Rumah Rakyat” di Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah X Banyumas, Sabtu (14/2/2025). Foto : Bagian Umum dan Prokompim

Sabtu, 14 Februari 2026

BANYUMAS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program perluasan kanal aduan masyarakat bertajuk Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan. Inisiatif ini diresmikan dalam acara “Gubernur Menyapa Rumah Rakyat” di Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah X Banyumas, dengan tujuan mendekatkan pelayanan publik ke seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Gubernur Taj Yasin menegaskan bahwa rumah dinas dan kantor gubernur adalah “rumah rakyat”. Namun, dengan cakupan wilayah luas dari Brebes hingga Rembang serta Cilacap, Pemprov menilai perlu adanya kanal aduan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Kanal Aduan Fisik

Pada tahap awal, Pemprov menempatkan pusat penerimaan aduan di Cabdin Pendidikan Wilayah X, VII, dan III. Langkah ini menyasar warga yang belum terbiasa menggunakan kanal digital seperti aplikasi Jateng Ngopeni. Setiap aduan ditargetkan mendapat respons cepat dan tepat.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dan diopeni. Jika hanya mengandalkan kantor di Semarang, waktu 24 jam tidak akan cukup untuk mendengar 18 juta warga,” ujar Taj Yasin.

Sinergi Antar level Pemerintah

Konsep Sesarengan menekankan kerja bersama lintas kewenangan. Aduan pendidikan SD dan SMP akan diteruskan ke pemerintah kabupaten/kota, sementara isu lingkungan seperti tambang di Gunung Slamet akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

Penguatan Program Kecamatan Berdaya

Selain kanal aduan, Pemprov juga memperkuat program Kecamatan Berdaya yang sudah menjangkau 35 kabupaten/kota. Fokusnya meliputi:

– Bantuan hukum & paralegal: pos bantuan hukum di desa untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

– Perlindungan penyintas: penggunaan istilah “penyintas” untuk menjaga kepercayaan diri dan keberlanjutan hidup.

– Keadilan gender: Indeks Capaian Gender Jateng mencapai 93,00, melampaui rata-rata nasional. Partisipasi kerja perempuan (61,82%) terus didorong.

“Perempuan di Jawa Tengah memiliki potensi besar dengan rata-rata lama sekolah lebih tinggi dibanding laki-laki. Kami ingin perempuan berdaya ini benar-benar mengawal pembangunan Jawa Tengah,” tegas Taj Yasin.

Melalui Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan, Pemprov Jateng menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan berpihak pada masyarakat di seluruh pelosok Jawa Tengah. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Save Slamet Tolak Ekspansi Perumdam Tirta Perwira ke Wilayah Banyumas

Selanjutnya

KAI Daop 5 Purwokerto Cek Jalur Kroya–Langen Jelang Angkutan Lebaran 2026

TERBARU

Janji Lolos Polri, Warga Banyumas Tertipu Rp125 Juta

Janji Lolos Polri, Warga Banyumas Tertipu Rp125 Juta

Jumat, 10 April 2026

Perang Lawan 15.000 Anak Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Banyumas Terjunkan “Pasukan Guru” ke Desa

Perang Lawan 15.000 Anak Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Banyumas Terjunkan “Pasukan Guru” ke Desa

Jumat, 10 April 2026

Potensi Bahaya di Jembatan Rel Prupuk–Linggapura, KAI Hentikan Sementara Satu Jalur

Potensi Bahaya di Jembatan Rel Prupuk–Linggapura, KAI Hentikan Sementara Satu Jalur

Jumat, 10 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
KAI Daop 5 Purwokerto Cek Jalur Kroya–Langen Jelang Angkutan Lebaran 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Cek Jalur Kroya–Langen Jelang Angkutan Lebaran 2026

Kirab Pusaka HJB ke-455, Wujud Pelestarian Sejarah dan Budaya Banyumas

Kirab Pusaka HJB ke-455, Wujud Pelestarian Sejarah dan Budaya Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com