PURWOKERTO – Tahun depan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari sektor wisata ditargetkan Rp 37,6 miliar. Besaran target dengan asumsi, wisata yang dibangun dengan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah bisa operasional.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banyumas Eko Prijanto optimis target bisa direalisasikan. Namun, realiasi target harus dibarengi dengan kerja profesional.
“Menurut saya, sepanjang kita siap dengan pengelolaanya bisa. Pemikiran Pak Bupati sangat luar biasa, bagaimana ini dilakukan secara profesional tidak asal-asalan,” kata Eko.
Selain itu, pihaknya juga berharap kondisi pandemi bisa semakin terkendali. Agar banyak wisatawan yang plesir ke Banyumas.
“Bagaimana profesionalismenya akan dibangun dengan manajemen yang baik. Dengan adanya BLUD kita optimis.
Kita berharap situasi dan kondisinya banyak yang plesir,” jelasnya.
Terkait pendapatan daerah dari sektor wisata yang ditarget Rp 37,6 miliar tahun depan, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Banyumas Imam Ahfas mengingatkan, agar target yang tinggi harus disertai komitmen yang tinggi pula. Jangan sampai nanti di tengah jalan, targetnya diturunkan lagi.
“Berkaca pada tahun ini kan seperti itu. Targetnya Rp 15 miliar, lalu disesuaikan jadi Rp 8 miliar. Target tinggi bagus, tapi harus diimbangi semangat dan kreativitas yang tinggi juga. Banyak inovasi dan jangan pasrah dengan keadaan,” katanya.
Menurutnya, komitmen jadi kata kunci dalam mengejar target. Menurutnya, kenaikan target PAD tidak perlu terlalu signifikan. Tapi pasti bisa terlampaui. Nanti di tahun berikutnya dinaikkan lagi. (aam)





