BANYUMAS – Pembangunan Jembatan Sungai Serayu Pegalongan-Mandirancan, sudah masuk tahap pekerjaan urugan tanah. Memasuki musim penghujan, bisa jadi kendala proses tersebut. Terutama pada saat pemasangan pekerjaan sheetpile dan retaining wall.
“Harapannya bisa selesai sebelum musim penghujan benar-benar datang. Karena itu bisa jadi kendala di kala kita kerja di Sungai Serayu,” kata Kasi Perencanaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas Kiki Nofisnu.
Yang paling ia khawatirkan, adalah terjadinya banjir. Itu bukan tanpa alasan. “Yah khawatir banjir, itu akan menyulitkan kita melaksanakan pemancangan sheetpile dan pembuatan retaining wall, karena bekerja melalui ponton,” paparnya.
Soal itu pihaknya sudah siapkan strategi. Bentuknya, dengan mempercepat pengerjaan tersebut. “Percepatan dengan mendatangkan sheetpile dan peralatan minggu ini sehingga bisa bekerja secara kontinyu. Dan Minggu ini harapannya, pengadaan girder jembatan dan rangka baja jembatan bisa sampai di lapangan,” jelasnya.
Pengerjaan tersebut ia targetkan bisa rampung empat Minggu. Secara keseluruhan, lama kontrak kerja pembangunan jembatan adalah 150 hari kalender. “Kontrak berakhir 21 Desember. Anggaran yang digunakan Rp 16,5 miliar,” terangnya.
Untuk panjang jembatan sendiri adalah 140 meter. Terdiri atas 2 bentang, masing-masing 60 meter rangka baja dan 1 bentang 20 meter. “Progresnya Minggu kemarin baru 10 persen,” pungkasnya. (aam).






