INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mengenang WS Rendra: Seruan Sastra di Tengah Era Digital

Mengenang WS Rendra: Seruan Sastra di Tengah Era Digital
Kamis, 31 Juli 2025

PURWOKERTO– Di tengah pesatnya digitalisasi dan budaya instan yang mengikis kedalaman rasa, Sanggar Seni Samudra kembali mengingatkan pada sosok Willibrordus Surendra Broto Narendra, yang lebih dikenal sebagai WS Rendra, sang Burung Merak. Untuk mengenang maestro sastra kelahiran Surakarta, 7 November 1935 dan wafat di Depok, Jawa Barat, 6 Agustus 2009 pada usia 73 tahun, Sanggar Seni Samudra menggelar pembacaan puisi di Jl. Prof. M. Yamin, Karangklesem, Purwokerto Selatan, bertepatan dengan 16 tahun kepergiannya pada 6 Agustus 2025.

Acara ini menjadi respons terhadap “kiamat sastra”—masa ketika sastra terpinggirkan oleh budaya serba cepat. WS Rendra, dengan karya puitis dan teaternya yang enerjik, mulai pudar dari ingatan generasi muda yang lebih familiar dengan konten singkat media sosial.

Modernisasi, atau era digital, menuntut serba cepat dan praktis, namun kemudahan ini membawa dampak negatif, mengubah selera masyarakat termasuk dalam sastra. Sastra mulai ditinggalkan, terutama oleh Generasi Z dan Alpha. Jika dulu ada istilah “Malas Membaca”, kini muncul “Malas Menonton”—realitas memprihatinkan di mana menonton video utuh saja terasa berat. Hal ini menyebabkan hilangnya “rasa”, kompas kehidupan yang menuntun pada makna. Kehilangan rasa membuat hidup menjadi hambar.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Faisal Jais (31), atau Jayeng, Ketua Harian Sanggar Seni Samudra, menekankan pentingnya keseimbangan antara teknologi dan sastra. “Kemajuan peradaban ditandai dengan kemajuan keduanya. Jika teknologi berkembang pesat, sastra juga harus demikian,” ujarnya.

Yudiono Aprianto (38), pengamat sastra dan pengajar SMK di Purwokerto, menyayangkan kondisi saat ini.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Banyak Generasi Z dan Alpha tak mengenali sastrawan sekaliber WS Rendra, lebih terbuai teknologi. Ini bertolak belakang dengan misi ‘Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya’ dalam lagu Indonesia Raya. Bagaimana jiwa terbangun jika hanya fokus pada pembangunan fisik?” tuturnya prihatin.

Yudi mengapresiasi inisiatif Sanggar Seni Samudra dalam menumbuhkan kembali kecintaan pada sastra. Keprihatinan ini mendorong sanggar untuk terus mengkampanyekan gerakan cinta sastra, termasuk melalui pembacaan puisi Rendra.

“Sanggar Seni Samudra luar biasa menginisiasi kegiatan mengenang WS Rendra. Semoga lebih banyak lagi gerakan serupa,” tambahnya.

Acara ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sastra di kalangan generasi muda, mengingatkan bahwa tanpa rasa, hidup menjadi mekanis dan tanpa makna. Sastra, seperti puisi-puisi Rendra, adalah jalan menghidupkan kembali rasa itu. (Angga Saputra)

 

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

2.462 Siswa SD-SMP di Banyumas Terima Kartu Banyumas Pintar, Upaya Tekan Tingginya Angka Putus Sekolah

Selanjutnya

Fayola Jingga Siap Berlaga di Kanada dalam World Archery Youth Championship 2025

TERBARU

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Presiden Prabowo Akan Salat Idulfitri di Aceh, Wapres Gibran Pimpin Salat di Istiqlal

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Jumat, 20 Maret 2026

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Jumat, 20 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya
Fayola Jingga Siap Berlaga di Kanada dalam World Archery Youth Championship 2025

Fayola Jingga Siap Berlaga di Kanada dalam World Archery Youth Championship 2025

Kuasa Hukum Peserta Seleksi Perangkat Desa Karangturi Layangkan Penolakan ke Presiden hingga Bupati

Kuasa Hukum Peserta Seleksi Perangkat Desa Karangturi Layangkan Penolakan ke Presiden hingga Bupati

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com