PURWOKERTO – Menjelang lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menjamin seluruh makanan dan minuman yang dijual di area Stasiun Purwokerto layak konsumsi. Jaminan tersebut diberikan setelah dilakukan pemeriksaan bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Banyumas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas pada Senin (9/3).
Pemeriksaan mendadak itu menyasar seluruh tenant kuliner di lingkungan stasiun. Tak hanya mengecek makanan siap saji, petugas juga menguji sanitasi pengolahan, kebersihan peralatan, hingga kualitas air yang digunakan para pedagang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa langkah ini bagian dari komitmen perusahaan menjaga kualitas pelayanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap aspek pelayanan, termasuk makanan dan minuman di stasiun, memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Sehingga pelanggan bisa melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan tenang,” ujar As’ad dalam keterangannya, Senin.
Kegiatan ini, lanjut As’ad, tidak hanya bersifat insidental. KAI Daop 5 Purwokerto secara rutin menggelar pengawasan dan pembinaan kepada para tenant agar disiplin menerapkan protokol kebersihan.
“Kolaborasi dengan Balai POM dan Dinas Kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Purwokerto, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran,” tutupnya.
Dengan pengawasan ketat ini, KAI optimistis para pemudik dapat menikmati perjalanan tanpa khawatir soal keamanan pangan selama berada di stasiun. (Angga Saputra)







