INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mahfud : Tidak Boleh Ada Lagi Diskriminasi Terhadap Minoritas

Kamis, 30 November 2023

POLITIK, indiebanyumas.com– Cawapres Mahfud MD mengingatkan masyarakat agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap minoritas. Indonesia dari beragam suku dan agama sehingga tidak perlu ada mayoritas dan minoritas dalam bermasyarakat.

“Tidak boleh mayoritas itu sewenang-wenang minoritas, karena apa pertama urusan keyakinan itu adalah anugerah dari Tuhan untuk setiap orang. Yang dia yakini sesuatu yang harus kita hormati lagi pula,” kata Mahfud menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan yang digelar di Universitas Buddhi Dharma, Kota Tangerang pada Rabu (29/11/2023).

Mahfud melanjutkan bahwa pemerintah sebenarnya sudah berupaya melindungi seluruh agama, keyakinan, dan suku dengan peraturan. Hanya saja dalam praktiknya masih ada upaya diskriminasi yang dilakukan oleh sekelompok oknum.

“Makanya terkait pembangunan rumah ibadah ini, kita sedang berupaya agar izin pembangunannya itu bisa melalui forum kerukunan umat beragama (FKUB). Agar pembangunanya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut,” katanya.

Mahfud melanjutkan bahwa pemerintah sebenarnya sudah berupaya melindungi seluruh agama, keyakinan, dan suku dengan peraturan. Hanya saja dalam praktiknya masih ada upaya diskriminasi yang dilakukan oleh sekelompok oknum.

“Makanya terkait pembangunan rumah ibadah ini, kita sedang berupaya agar izin pembangunannya itu bisa melalui forum kerukunan umat beragama (FKUB). Agar pembangunanya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, sikap arogan yang timbul karena merasa memiliki jumlah kelompok yang banyak perlu dihilangkan. Karena kemerdekaan Indonesia sendiri bisa diraih karena adanya rasa persatuan yang kuat.

“Kalau kita mau menang-menangan soal jumlah penduduk pemeluk agama paling besar misalnya, itu tidak benar juga karena hanya besar di Indonesia. Coba ke Eropa, pasti jadi minoritas, anda yang akan diserang karena jadi minoritas,” katanya.

Mahfud menegaskan bahwa Indonesia lahir sebagai negara merdeka yang bersatu di dalam keberagaman, basis berdirinya negara kita itu adalah pluralisme atau keberagaman karena para pemuda sebelum Indonesia merdeka sudah bersumpah untuk bertanah air, berbangsa, berbahasa yang satu yaitu Indonesia.

“Kita bersumpah untuk bersatu putra putri Indonesia berbangsa satu bertanah air satu berbahasa satu. Di Indonesia semua agama dilindungi, aliran dari setiap agama juga dilindungi negara, keyakinan kepercayaan penduduk lokal yang berbasis agama juga mendapat perlindungan yg sama dari negara, termasuk suku dan ras,” pungkasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tak Hanya Manis, Ini Manfaat Minum Air Tebu Untuk Kesehatan

Selanjutnya

Bersama-sama Kita Bangun Palemen Responsif, Bersama Saya Gampang Rembugane

Selanjutnya

Bersama-sama Kita Bangun Palemen Responsif, Bersama Saya Gampang Rembugane

KPU Jalani Koordinasi dengan BSSN Usut Dugaan Peretasan Data Pemilu 2024

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com