PURWOKERTO – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Banyumas menggelar Juguran Literasi #1 pada Jumat (6/2) di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Banyumas. Pertemuan perdana di awal 2026 ini menghasilkan gagasan program magang bagi pengelola TBM.
Ketua Forum TBM Banyumas, Hanan Wiyoko, menyebut magang tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya. Program ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis pengelola TBM. Saat ini tercatat ada 114 TBM tersebar di desa dan kelurahan se-Banyumas.
“Rata-rata pengelola TBM masih kebingungan mengolah bahan pustaka, mulai dari pemberian stempel identitas, inventarisasi, katalogisasi, pelabelan, hingga penyusunan buku di rak,” ujar Hanan seusai acara bertema Bimtek Pengelola TBM se-Banyumas.
Menurutnya, melalui magang di Arpusda Banyumas, pegiat literasi dapat belajar langsung praktik pengelolaan pustaka sehingga pelayanan di TBM semakin baik. Program ini terbuka khusus bagi anggota Forum TBM Banyumas, dengan jadwal menyesuaikan kesibukan peserta dan agenda pelayanan perpustakaan.
Kepala Dinas Arpusda Banyumas, Agus Anggraito, menyambut positif gagasan tersebut. “Pada prinsipnya hal itu bisa dilakukan, dengan catatan jumlah peserta magang tidak terlalu banyak dan tetap memperhatikan teknis pelayanan,” katanya.
Acara bimtek diikuti sekitar 25 pengurus dan anggota Forum TBM. Narasumber, pustakawan Arpusda Irma Suryani, menyampaikan materi tentang pengolahan bahan pustaka. Selain membahas rencana magang, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarpegiat literasi.
“Berkahnya jadi termotivasi, tambah semangat berkegiatan literasi,” ungkap Diyah, pengelola TBM Kejujuran, Sokaraja. (Angga Saputra)










