Banyumas – Hujan deras yang terjadi Rabu (22/9/2021) petang- malam hari, menyebabkan sedikitnya empat titik tebing di Desa Sokawera Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas longsor.
Dampaknya tiga rumah mengalami gogos pada bagian pondasi dan terancam longsor, satu akses jalan menuju Dukuh Kembang dan Desa Singasari tertutup matrial tanah longsor dan tidak bisa dilalui.
Kepala Desa Sokawera Muhayat mengatakan , longsor ini terjadi di RT 3, dan 8/8. Karena Rabu malam masih terjadi hujan deras di wilayah Sokawera, upaya pembersihan matrial longsor tidak maksima.
Khusus untuk ruas jalan menuju ke Dusun Kembang, sejak semalam warga mulai membuka akses. Namun karena banyaknya matrial tanah longsor, hingga Kamis (23/9/2021) pagi jalan tersebut baru bisa dilalui oleh kendaraan sepeda motor. Sedangkan untuk kendaraan mobil, harus memutar ke jalan lain meski lebih jauh.
“ Peristiwa bencana ala mini, diawali dengan hujan deras, selanjutnya sejumlah tebing longsor. Terparahnya menimpa akses jalan ke Dusun Kembang dan Desa Singasari, ini tertutup total,”kata Muhayat.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas Andi Rusdianto mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan asesmen bencana tanah longsor di Desa Sokawera.
Kamis pagi BPBD menurunkan tim untuk membantu warga Desa Sokawera, membua akses jalan. Selain itu puluhan relawan kebencanaan juga ikut membuka ruas jalan ke Dusun Kembang.
“ Kami turunkan tim untuk melakukan asesmen, selain itu tim untuk membuka jalan. Kami juga dibantu relawan kebencanaan yang ada di Banyumas, bersama- sama warga melakukan upaya pembersihan matrial tanah longsor,” kata Andi.
Pemerintah Desa meminta penghuni rumah yang terancam ataupun pondasi rumah gogos, untuk waspadai adanya longsor susulan. Selain itu, jika terjadi pergerakan tanah penghuni rumah untuk keluar rumah atau mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. (RA).