PURWOKERTO – Longsoran tanah terjadi di KM 142+8/9 petak jalan antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (1/4) pukul 14.53 WIB. Akibat kejadian ini, perjalanan Kereta Api Serayu terdampak.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyatakan bahwa KA (288) Serayu dengan relasi Pasarsenen–Purwokerto yang dijadwalkan berangkat pukul 19.25 WIB mengalami pembatalan untuk lintas Pasarsenen–Cimahi. Sementara itu, perjalanan untuk lintas Cimahi–Purwokerto tetap beroperasi normal.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan ini.
“Keselamatan perjalanan kereta api selalu menjadi prioritas utama kami. KAI terus melakukan koordinasi dan penanganan secara intensif guna memastikan kondisi jalur kembali aman untuk dilalui,” ujar As’ad.
Bagi pelanggan KA (288) Serayu yang telah membeli tiket dari Pasarsenen, KAI memberikan kebijakan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100% hingga H+7. Pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun di seluruh stasiun yang melayani penjualan tiket.
Adapun perjalanan KA Serayu lainnya pada hari ini tetap beroperasi normal, yaitu:
· KA (283) Serayu relasi Purwokerto–Pasarsenen (keberangkatan pukul 07.00 WIB)
· KA (284) Serayu relasi Pasarsenen–Purwokerto (keberangkatan pukul 09.30 WIB)
· KA (287) Serayu relasi Purwokerto–Pasarsenen (keberangkatan pukul 16.45 WIB)
KAI Daop 5 Purwokerto mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kepercayaan pelanggan, serta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang aman, andal, dan terbaik dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. (Yoga Cokro)








