Banyumas – Diduga lupa mematikan kompor sesaat setelah memasak air, sebuah rumah di Desa Jompo Kulon RT 3 RW 1, Kecamatan Sokaraja milik Sutini (75), terbakar diamuk si jago merah. Bahkan dalam kebakaran tersebut warga sekitar sempat dikejutkan dengan suara ledakan yang cukup keras, Selasa (14/12).
Kepala UPT Damkar Banyumas, M Fadly Ahsani mengatakan kasus kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pihaknya dihubungi melalui aduan telepon bahwa di Desa Jompo Kulon RT 3 RW 1 terjadi kebakaran sebuah rumah. Atas informasi tersebut pihaknya langsung mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
“Satu unit mobil pemadam kebakaran kantor induk, satu unit mobil kantor pos Damkar Kembaran dan dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Purbalingga menuju ke lokasi kejadian untuk berusaha memadamkan api,” ujarnya.
Menurut keterangan sejumlah saksi kejadian, M Fadly menjelaskan, sebelum kejadian dua orang warga tengah bercengkrama di sebelah rumah korban. Tiba-tiba mereka mendengar suara ledakan. Mereka kemudian mencari sumber ledakan dan alangkah terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa rumah milik Sutini lah yang terbakar.
“Saat itu api sudah membakar sebagian rumah korban. Dibantu warga memadamkan api sembari menghubungi pihak Damkar. Api berhasil kami padamkan dan sekitar pukul 15.30 WIB kami kembali ke kantor,” kata dia.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp25 juta. Dari hasil pemeriksaan mereka menduga kebakaran dipicu dari api yang tidak dipadamkan setelah memasak air.





