FOKUS UTAMA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah. Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik lembaga antirasuah mengamankan Syamsul Auliya Rachman yang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Cilacap, Jum’at (13/3/2026)
Informasi penangkapan itu dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
“Benar,” ujar Fitroh singkat saat dikonfirmasi terkait OTT Bupati Cilacap dikutip dari laman CNN Indonesia.
Namun, hingga saat ini lembaga anti rasuah belum merinci perkara yang menjerat kepala daerah tersebut maupun pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Syamsul Auliya Rachman yang baru dilantik sebagai Bupati Cilacap hasil Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Indonesia.
Syamsul Auliya Rachman memiliki latar belakang sebagai birokrat karier. Ia pernah bertugas sebagai ajudan Bupati Cilacap sebelum kemudian terjun ke dunia politik dan mengikuti kontestasi pilkada.
Dalam Pilkada 2024, Syamsul maju berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan tersebut kemudian memenangkan pemilihan dan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cilacap untuk periode 2025–2030.
Lembaga antirasuah biasanya akan menyampaikan secara resmi konstruksi perkara, jumlah pihak yang terjaring, serta status hukum mereka dalam konferensi pers setelah proses pemeriksaan awal selesai. (Angga Saputra)








