INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kemenag Bantah Isu Zakat untuk Makan Bergizi Gratis: “Tidak Ada Kebijakan Itu”

Kemenag Bantah Isu Zakat untuk Makan Bergizi Gratis: “Tidak Ada Kebijakan Itu”

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar. (Foto : Kemenag RI)

Jumat, 20 Februari 2026

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak ada kebijakan yang mengaitkan penyaluran dana zakat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Isu yang berkembang di masyarakat tersebut langsung dibantah tegas oleh pihak Kemenag.

Dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa penyaluran zakat dilakukan sesuai koridor syariat dan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai Syariat dan peraturan perundang-undangan,” ujar Thobib di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Zakat untuk 8 Golongan, Bukan Program Lain

Thobib menjelaskan, zakat yang dihimpun dari masyarakat wajib disalurkan kepada delapan golongan atau ashnaf yang berhak menerima (mustahik), sebagaimana telah diatur dalam Al-Qur’an dan Undang-Undang.

Hal ini merujuk pada ketentuan dalam Surat At-Taubah ayat 60 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Delapan golongan tersebut terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, riqab (hamba sahaya), gharimin (orang yang berutang), fisabilillah, dan ibnu sabil.

“Prinsip ini menjadi landasan utama dalam tata kelola zakat nasional,” tegasnya.

Aturan Hukum Jadi Pegangan

Lebih lanjut, Thobib memaparkan, dalam Pasal 25 UU Nomor 23 Tahun 2011 ditegaskan bahwa zakat wajib didistribusikan kepada mustahik sesuai syariat Islam. Sementara pada Pasal 26, pendistribusian harus dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan, dan kewilayahan.

“Zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dan disalurkan sesuai ketentuan Syariat. Hak para mustahik adalah prioritas dalam setiap kebijakan pengelolaan dana zakat,” imbuhnya.

Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat

Kepala Biro Humas itu juga memastikan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) diawasi dan diaudit secara berkala oleh auditor independen.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih selektif dalam menyalurkan zakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakatnya pada lembaga pengelola zakat yang memiliki izin resmi dari pemerintah, baik Baznas maupun LAZ. Untuk akuntabilitas, kinerja mereka juga diaudit oleh auditor independen secara berkala,” tandas Thobib.

Dengan pernyataan ini, Kemenag berharap tidak ada lagi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat terkait penggunaan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariat. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Fasilitasi Eks Karyawan Griya Satria Group Buntu Lagi, Disnakerperin: Pimpinan Perusahaan Masih di Luar Kota

Selanjutnya

Indonesia-AS Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, 1.819 Produk Bebas Tarif

TERBARU

Perkuat Integritas, Tiga Petugas Rutan Banyumas Resmi Dikukuhkan Satops Patnal di Nusakambangan

Perkuat Integritas, Tiga Petugas Rutan Banyumas Resmi Dikukuhkan Satops Patnal di Nusakambangan

Jumat, 10 April 2026

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Jumat, 10 April 2026

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Jumat, 10 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
Indonesia-AS Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, 1.819 Produk Bebas Tarif

Indonesia-AS Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, 1.819 Produk Bebas Tarif

Riset Ungkap Kaligua Dulu Milik Banyumas, Reunifikasi Didorong untuk Cegah Banjir

Riset Ungkap Kaligua Dulu Milik Banyumas, Reunifikasi Didorong untuk Cegah Banjir

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com